Widodo Cahyono Putro Akui Kekurangan Sriwijaya FC

Pelatih Sriwijaya FC di Torabika Soccer Championship, Widodo Cahyono Putro (foto : bisnisjakarta.co.id)
Pelatih Sriwijaya FC di Torabika Soccer Championship, Widodo Cahyono Putro (foto : bisnisjakarta.co.id)

PALEMBANG, KORANSN

Dua kekalahan beruntun yang didapatkan oleh Sriwijaya FC yakni kalah 0-4 dari tim tamu Bhayangkara FC tanggal 02 Oktober 2016 yang lalu dan kalah 1-0 dari tuan rumah Mitra Kukar hari Minggu tanggal 09 Oktober 2016 kemarin, memberikan kesempatan bagi jajaran pelatih untuk melakukan evaluasi. Harapannya, tentu saja adalah agar mendapatkan kemenangan pada pertandingan selanjutnya.

Pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, mengakui bahwa di dua pertandingan tersebut terdapat kelemahan yang sangat signifikan di tim asuhannya. Hilangnya Firman Utina yang merupakan pengatur serangan klub berjuluk Laskar Wong Kito itu, membuat serangan yang dibangun, menjadi sia-sia.

“Harus saya akui, memang kehilangan Firman dan Ichsan Kurniawan, membuat permainan Sriwijaya FC kurang berkembang. Tetapi, bagaimanapun dan dalam kondisi apapun, saya berharap pemain bisa berusaha mencetak gol. Jangan sampai lupa untuk menciptakan gol.” katanya.

Baca Juga :   Peluang Sanchez Samai Cantona

Sampai dengan pertandingan ke 22, Sriwijaya FC memang termasuk klub yang paling produktif jika dibandingkan dengan peserta yang lainnya. Kini, Sriwijaya FC sudah menciptakan 38 gol dan kebobolan sebanyak 21 kali. Sementara itu, Madura United yang berada di peringkat pertama, baru menciptakan 37 gol dan sudah kebobolan 28 gol serta mendapatkan 44 poin.

Kini, Sriwijaya FC berada di peringkat lima klasemen sementara dengan total 37 poin dari 22 pertandingan. Mauricio Leal dan kawan-kawan, sudah mendapatkan sepuluh kali kemenangan, tujuh kali hasil imbang, lima kali kekalahan, tiga puluh delapan kali mencetak gol ke gawang lawan, dan dua puluh satu kali kebobolan.

Selain mengakui bahwa tidak adanya Firman Utina dan Ichsan Kurniawan, turut mempengaruhi permainan Laskar Wong Kito, Widodo Cahyono Putro juga menyatakan, lawan sudah mulai mengerti taktik yang dimainkannya sehingga mampu melayani permainan yang diperagakan oleh Ahmad Jufrianto dan kawan-kawan.

Baca Juga :   Sikut Messi, Sergio Ramos Rusak Permainan

“Kompetisi memang sudah lebih dari separuh. Mungkin, lawan sudah membaca taktik yang kita peragakan sehingga pemain kita tidak bergerak dengan leluasa.” tambahnya.

Pertandingan selanjutnya, Sriwijaya FC bertindak sebagai tuan rumah menghadapi Persegres Gresik United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring hari Kamis tanggal 13 Oktober 2016. Pertandingan ini rencananya juga akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar Pukul 16.15 WIB. (fau)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Fauzan

Avatar

Lihat Juga

Real Madrid Bangkit dari Tertinggal Dua Gol untuk Imbang 2-2 dengan Gladbach

Jakarta, KoranSN Real Madrid bangkit dari tertinggal dua gol untuk bermain imbang 2-2 dengan Borussia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.