Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Wiranto Tegaskan Penindakan Hukum Karhutla Keras dan Tegas

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Jenderal TNI Wiranto (dua kiri) berbincang dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar (tiga kiri) dalam rapat koordinasi khusus tingkat menteri, di Jakarta. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Jenderal TNI (Purnawirawan) Wiranto menyatakan pemerintah akan menindak secara keras dan tegas para pelaku yang terlibat pada kebakaran hutan-lahan.

“Presiden juga sudah minta supaya penegakan hukum keras dan tegas untuk efek jera,” kata dia usai melaksanakan rapat koordinasi khusus tingkat menteri tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga :   Asosiasi Pilot Garuda Dukung Langkah Erick Thohir

Pemerintah berjanji penegakan hukum secara keras dan tegas tidak hanya dilakukan kepada individu yang membakar hutan dan lahan, namun juga kepada perusahaan.

Hingga kini pemerintah telah menetapkan ratusan tersangka dan empat perusahaan yang terlibat dalam kasus kebakaran hutan-lahan di Tanah Air.

“Tidak ada kompromi dengan para pembakar seperti itu,” ujar dia.

Kemudian, khusus peladang yang membakar lahan sebelum musim hujan tiba, pemerintah mendorong agar masyarakat membuka lahan tanpa membakar.

Kedepan, perusahaan juga didorong memberikan pelatihan bagi para peladang cara menggunakan alat berat untuk membuka lahan sehingga tidak lagi kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :   Fadli Minta Polisi Cek Kebenaran Video Habib Bahar

“Solusi lainnya para peladang ini kita jadikan pasukan Manggala Agni,” katanya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan hingga kini pemerintah mencatat 103 perusahaan di Kalimantan Barat terkena sanksi.

“15 sedang disidik Polda,” katanya.

Kemudian, data dari KLHK sendiri untuk wilayah Kalimantan Barat terdapat 29 perusahaan yang disegel empat di antaranya milik Singapura dan Malaysia.

“Saat ini empat korporasi sedang dalam proses sidik,” tandasnya. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Satu Saksi Terkait Suap dan Gratifikasi Perkara di MA

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (21/2/2020), memanggil seorang saksi untuk tersangka Direktur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.