Home / Headline / WNA Singapura, 6 Pasangan Mesum & 32 Orang Tak Miliki KTP Terjaring Razia Sat Pol PP Sumsel

WNA Singapura, 6 Pasangan Mesum & 32 Orang Tak Miliki KTP Terjaring Razia Sat Pol PP Sumsel

Suasana razia Sat Pol PP Sumsel. (foto-humas pemprov sumsel)

Palembang, KoranSN

Operasi Penertiban Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H tahun 2019 yang dilakukan Sat Pol PP Pemprov Sumsel bersama TNI dan Polri menjaring enam pasangan mesum dan satu orang WNA (Warga Negara Asing) Singapura.

Selain itu dalam razia yang digelar, Rabu malam (1/5/2019) hingga Kamis dini hari (2/5/2019) ini, Sat Pol PP juga mengamankan 32 orang terdiri dari pegawai dan pengunjung tempat hiburan malam yang tidak memilik KTP. Razia tersebut dilakukan dalam rangka menegakkan peraturan daerah (Perda) menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Kasat Pol PP Sumsel, Aris Saputra mengatakan, untuk enam pasangan mesum yang terjaring razia diamankan dari sejumlah penginapan yang menjadi sasaran dalam operasi tersebut. Sedangkan untuk satu orang WNA, diamankan dari salah satu tempat hiburan malam di kawasan Jalan Veteran Palembang.

“WNA tersebut berasal dari Negara Singapura, kami mengamankannya karena saat razia digelar di tempat hiburan malam, WNA itu tidak dapat menujukkan visa. Selain itu kami juga mengamankan 32 pegawai dari pengunjung tempat hiburan yang tidak memiliki KTP,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, untuk pasangan mesum, WNA dan pergawai serta pengunjung tempat hiburan malam yang tidak terjaring razia diamankan ke Kantor Sat Pol PP Sumsel. Selanjutnya mereka dilakukan pendataan dan pembinaan serta membuat surat pernyataan.

Baca Juga :   Harapkan Dukungan PPP Untuk Lanjutkan Visi dan Misi

“Nah, kalau untuk yang WNA, kami pulangkan usai keluarganya datang membawa visa wisata yang tidak dibawanya saat sedang mengunjungi tempat hiburan. Lalu, untuk yang tidak memiliki KTP juga kami pulangkan setelah keluarganya membuat KTP sementara,” tegasnya.

Diungkapkannya, razia tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi agar tempat-tempat hiburan malam melakukan penutupan selama Bulan Suci Ramadhan.

“Sesuai Perda, bagi tempat-tempat hiburan malam kami himbau agar menutup dan tidak melakukan aktivitas dan menyediakan wanita penghibur dimulai dari H-1 Bulan Suci Romadhan hingga H+2 usai Ramadhan. Jadi kami himbau para pemilik tempat hiburan malam mentaati paraturan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, bagi pengusaha atau pemilik tempat hiburan malam yang melakukan pelanggaran tentunya akan diberikan tindakan tegas dengan sanksi terberat, yakni penutupan dan pencabutan izin usaha.

“Sanksi tegas tentunya kami terapkan jika ada tempat hiburan malam yang masih saja buka selama bulan puasa. Adapun sanksi tergas itu, yakni untuk pengusaha atau pemiliknya akan kami sidangkan Tipiring (Tindak Pidana Ringan), kemudian tempat hiburan malamnya kami tutup dan dicabut izinnya,” janjinya.

Baca Juga :   Heboh! Warga Segel Poskesdes di OKI

Lebih jauh dijelaskannya, tindakan tegas tersebut dilakukan pihaknya sesuai Perda Nomor 2 tahun 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat serta Perda Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Maksiat, yang mana selama Bulan Ramadhan untuk tempat-tempat hiburan malam dilarang beroperasi.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga kehusukan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa selama Bulan Suci Romadhan 1440 H tahun 2019,” terangnya.

Lanjutnya, selain itu pihaknya juga menghimbau kepada pemilik rumah makan yang berada di Sumsel agar tidak fulgar memajang menu makanan saat siang hari, terutama di rumah makan yang lokasinya berada di pinggiran jalan.

“Jadi, untuk pemilik rumah makan kami himbau agar memasang kain atau penutup di depan makanan yang dijualkan agar tidak terlihat langsung oleh masyarakat,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H tahun 2019, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Sat Pol PP Pemprov Sumsel, Rabu malam (1/5/2019) menggelar razia di tempat-tempat hiburan malam dan penginapan yang berada di Kota Palembang.

Razia ini digelar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan untuk memperkuat toleransi, kerukunan antar umat beragama serta untuk menjaga kehusukan umat Islam dalam menjalankan Ibadah Puasa. (ded)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Truk Tronton Terguling Senin Pagi, Jalan Demang Lebar Daun Ditutup Sebagian (FOTO)

  Palembang, Koransn Truk tronton nopol B 9535 RX terguling didepan Restoran Pondok Kelapo Jl …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.