Selasa , November 13 2018
Home / Ekonomi / WP Dapat Pengampunan Pajak

WP Dapat Pengampunan Pajak

WP Dapat Pengampunan Pajak
FOTO-FERDINAND/KORANSN

Palembang,KoranSN
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel dan Babel mendorong wajib pajak (WP) untuk memanfaatkan pengampunan pajak atau tax amnesty yang sudah disahkan. Program Tax Amnesty merupakan penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan. Hal tersebut dikatakan Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Babel, M Ismiransyah M Zain, kemarin.

Dijelaskannya, kewajiban perpajakan yang mendapatkan amnesti pajak terdiri atas pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak penjualan atas barang mewah. Banyak manfaat yang didapat WP bila melakukan tax amnesty selain penghapusan sanksi, juga tidak akan dilakukan pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan.

Dengan mengajukan pengampunan pajak, WP yang sedang mengalami permasalahan pajak, yang masih dalam proses pemeriksaan bukti awal dan penyidikan akan dihentikan. Karena itu, WP yang saat ini sedang bermasalah, didorong untuk segera mengajukan pengampunan. Namun, bagi WP yang sudah dalam proses pengadilan dan juga hukuman, tidak dapat mengajukan amnesti pajak.

Dijelaskannya, sejak disahkannya undang-undang amnesti pajak sudah banyak mendapatkan respon dari pengusaha. Seperti saat dilakukan sosialisasi di Medan oleh Presiden RI, Jokowi yang diikuti sekitar 105 pengusaha dari Sumsel, 30 orang diantara berasal dari KPP Palembang kemudian 10 orang menyatakan tertarik untuk mengikuti amnesti pajak.

Namun, dikatakannya, masih minim para pengusaha yang mengajukan amensti pajak hal tersebut dapat dilihat sejak diberlakukannya Tax Amnesty 1 Juli 2016 lalu, Kantor DJP Sumsel dan Babel belum menerima nama-nama WP yang akan mengajukan tax amnesty. Tetapi ada beberapa pengusaha di wilayah KPP Pratama Palembang Ilir yang tertarik untuk mengikuti amnesti pajak.

“Sudah ada 10 orang pengusaha yang berkonsultasi dengan kami tentang amnesti pajak. Semoga kesadaran WP terus meningkat dengan adanya sosialisasi yang terus menerus kami lakukan. Karena amnesti pajak ini berlaku untuk semua wajib pajak, baik pribadi maupun badan,”jelasnya sembari mengatakan, permohonan amnesti pajak dijelaskannya, terbagi tiga periode sejak tanggal diundangkan UU pengampunan pajak sampai dengan 30 September 2016. Periode kedua, 1 Oktober 2016 hingga 31 Oktober 2016, periode terakhir, 1 Januari 2017 hingga 31 Maret 2017.

Bagi WP yang telah mengajukan amnesti pajak, harta yang belum diungkapkan akan dianggap sebagai penghasilan, dikenai PPh dan ditambah sanksi 200 %.Bagi WP ditegaskannya, tidak perlu khawatir untuk mengajukan amnesti pajak karena DJP Sumsel & Babel menjamin kerahasiaan data WP hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Amnesti Pajak karena data yang diberikan akan dijamin kerahasiaannya. “Bila ada penyalahgunaan data dan membocorkan informasi WP, maka akan dikenakan sanksi tegas termasuk hukuman penjara sesuai dengan UU Amnesti Pajak,”tegasnya.

Ditambahkannya, untuk keamanan data WP, semua daftar tax amnesty pajak tidak akan ada identitasnya. Semua pakai barcode, baik yang manual, online maupun softcopy. Masyarakat juga bisa memonitor langsung aliran dana repatriasi yang masuk setiap sebulan sekali. DJP Sumsel dan Babel juga menyediakan pelayanan khusus yang akan menjadi pintu utama WP mendapatkan informasi mengenai tax amnesty. (ima)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Alwin

Alwin

Lihat Juga

Siswa SMA Negeri 2 Antusias Ikuti Honda Fest

Palembang, KoranSN Siswa SMA Negeri 2 Palembang antusias mengikuti kegiatan Honda Fest 2018 yang digelar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!