Sabtu , November 17 2018
Home / Headline / Yogi Eksekutor Driver Taksi Online Divonis 20 Tahun

Yogi Eksekutor Driver Taksi Online Divonis 20 Tahun

Terdakwa Yogi Andriansyah saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Yogi Andriansyah (20), warga Desa Pabuaran Kecamatan Tanggamus Lampung Selatan yang merupakan eksekutor perampokan dan pembunuhan driver taksi online, M Aji Saputra (26), warga Komplek Perumdam Talang Kelapa Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, Rabu (31/10/2018) divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang dengan hukuman pidana penjara 20 tahun.

Ketua Majelis Hakim, Wisnu Wicaksono didampingi Hakim Anggota Saiman dan Sartiyono saat membacakan vonis untuk terdakwa Yogi Andriansyah mengatakan, berdasarkan fakta persidangan dan pemeriksaan saksi-saksi salah satu terdakwa yang masih dibawah umur, yakni terdakwa ‘WA’ yang sebelumnya telah divonis, maka dengan ini pihaknya selaku Majelis Hakim menilai jika unsur pidana terdakwa Yogi dalam melakukan tindak pidana perampokan dan pembunuhan korban telah terpenuhi.

“Untuk itu, kami Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Yogi Andriansyah dengan pidana 20 tahun kurungan penjara,” tegas Hakim dalam persidangan.

Menurut Majelis Hakim, berdasarkan fakta persidangan selama ini pihaknya menilai jika perbuatan terdakwa saat merampok dan membunuh korban sangat sadis. Dimana terdakwa Yogi berperan menjerat leher korban menggunakan tali tambang.

“Walaupun demikian ada juga hal yang meringankan terdakwa, yakni terdakwa Yogi masih muda dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Dengan telah dijatuhkan vonis tersebut, maka terdakwa diberikan kesempatan untuk menanggapi vonis dengan melakukan upaya banding atau pikir-pikir, silahkan terdakwa berkonsultasi dengan penasehat hukumnya,” ungkap hakim.

Mendengarkan hal tersebut selanjutnya terdakwa Yogi langsung berdiri dan berkonsultasi dengan penasihat hukumnya. Kumudian terdakwa menanggapi vonis yang telah dibacakan Majelis Hakim di dalam persidangan.

“Saya menerima vonis tersebut Yang Mulia Majelis Hakim,” ucap Yogi.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kastam dalam persidangan mengungkapkan, jika pihaknya juga menerima vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim kepada terdakwa. Sebab putusan Majelis Hakim sesuai dengan tuntutan JPU yang dalam sidang sebelumnya menuntut terdakwa Yogi dengan pidana 20 tahun penjara.

“Putusan Yang Mulia Mejelis Majelis Hakim sama dengan tuntutan kami dengan JPU, maka kami menerima putusan tersebut,” tandasnya.

Setelah mendengar tanggapan terdakwa Yogi dan JPU selanjutnya Ketua Majelis Hakim, Wisnu Wicaksono menutup persidangan dengan mengetukan palunya.

Pantauan di lapangan, usai sidang tampak keluarga korban emosi saat melihat terdakwa Yogi keluar dari ruang sidang. Bahkan Yogi yang saat itu dikawal oleh jaksa dikejar oleh keluarga korban, petugas yang berada di lokasi langsung menenangkan keluarga korban Aji, sementara terdakwa Yogi langsung dibawa ke sel tahanan yang berada di Pengadilan Negeri Palembang.

Diketahui, ada tiga pelaku yang merampok dan membunuh korban M Aji Saputra, mereka yakni; Yogi Andriansyah, ‘WA’ (17) dan Bambang Kurniawan (25). Dari ketiga pelaku ini, pelaku Bambang tewas ditembak mati polisi saat penangkapan, sementara pelaku ‘WA’ yang masih dibawa umur telah lebih dulu divonis oleh hakim dengan pidana 10 tahun penjara dalam persidangan anak.

Diberitakan sebelumnya, M Aji Saputra, driver taksi online, Kamis (14/6/2018) ditemukan tewas mengenaskan di Jembatan Babat Toman Muba. Aji tewas usai menjadi korban perampokan dan pembunuhan. Atas kejadian tersebut pelaku berhasil membawa kabur mobil dan barang-barang berharga milik korban.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel terkait penemuan jenazah korban tersebut, Sabtu (16/6/2018) pelaku yang berjumlah tiga orang diketahui keberadaannya, yakni di kawasan Desa Pauh Rawas Ilir Kabupaten Muratara sehingga polisi melakukan penyergapan.

Adapun ketiga tersangka tersebut yakni; Bambang Kurniawan (25), warga Jalan Mayor Zen Lorong Mufakat Kelurahan Sungai Selincah Palembang, Yogi Andriansyah (20), warga Desa Pabuaran Kecamatan Tanggamus Lampung Selatan dan ‘WA’ (17), warga Desa Pauh Rawas Ilir Muratara.

Dalam penyergapan ketiga pelaku ini, Bambang tewas ditembak mati polisi karena melakukan perlawanan saat penangkapan dilakukan. Sementara pelaku Yogi dilumpuhkan kedua kakinya dengan timah panas sedangkan pelaku ‘WA’ yang sempat kabur saat penyergapan dilakukan, akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah petugas berkoodinasi dengan pihak keluarga dan Kades setempat. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Istri Driver Taksi Online Berharap Otak Pembunuhan Sofyan Ditangkap

Palembang, KoranSN Meskipun pihak kepolisian Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel kini telah menangkap tiga tersangka dari ...

error: Content is protected !!