Home / Gema Sriwijaya / Ziarah, Gubernur Herman Deru Kenang Kisah Sang Pesirah

Ziarah, Gubernur Herman Deru Kenang Kisah Sang Pesirah


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih

Gubernur Sumsel, H Herman Deru bersama istri dan keluarga saat berziarah ke makam orang tuanya.

Beliau juga lanjut HD, sangat perhatian dengan hal-hal kecil pada semua anak-anaknya. Pernah suatu kali cerita HD, ayahnya datang ke Palembang. Waktu itu ia pergi sekolah seperti biasa. Disaat dirinya pulang sekolah tiba-tiba ayahnya ngotot ngomong kalau HD tidak ke sekolah. “Deru, kamu tidak sekolah!,” serunya.

Padahal kata Deru, dia hari itu benar-benar pergi sekolah. Sementara ayahnya tetap ngotot mengatakan dia tidak sekolah. Usut punya usut, setelah berkali-kali ditanya ternyata sang ayah sudah mengganti buku pelajaran dengan buku yellow page (buku daftar telpon).

“Jadi sama beliau diam-diam diganti. Nah, karena saya memang jarang belajar pakai buku jadi saya tidak tahu sama sekali kalau beliau mengganti buku tersebut. Dan sayapun pulang sekolah seperti biasa. Makanya beliau mengira saya tidak ke sekolah. Setelah saya jelaskan, baru disitu ayah tahu jika saya itu belajar ke sekolah tidak pernah bawa buku,” jelasnya sambil tertawa.

Baca Juga :   Lagi, Ditetapkan Tersangka Korupsi Baju Linmas Pagaralam

Masih kata Herman Deru, ayah punya cara dan keinginan sendiri untuk mengabdi. Tanpa mendahulukan materi, bahkan ayahnya kata HD, selalu mengingatkan anak-anaknya untuk berbuat yang benar dan berkarya dengan benar. Selebihnya rezeki akan mengikuti sendiri.

Satu hal lagi yang paling diingatnya adalah ayahnya selalu menanamkan jiwa solidaritas yang tinggi. Hal ini pulalah yang membuat HD dan 13 saudaranya bisa tetap rukun dan solid hingga sekarang.

Dari inspirasi-inspirasi itu pula HD mengaku, semakin yakin memimpin Sumsel menjadi provinsi terbaik. Berbekal gaya kepemimpinan sang Pesirah yang sangat legendaris dan dicintai rakyatnya, HD optimistis mampu mengembalikan kejayaan Sumsel seperti ayahnya membangun daerah Belitang. Semuanya tentu bermuara pada cita citanya mensejahterakan masyarakat Sumatera Selatan.

“Jadi trah itu memang sudah ada dari ayah saya. Dengan dukungan masyarakat, doakan saya mampu membawa Sumsel lebih baik dan maju” tegasnya.

Baca Juga :   Bupati Dukung Pencak Silat Masuk Ekskul di Sekolah

Tak hanya ayah, sosok sang ibunda Hj. Hayani yang meninggal diusia 72 tahun banyak memberikannya ketegaran. Seorang wanita biasa dengan 14 anak mampu menjadi ayah sekaligus ibu diusia muda, membuat sosoknya tak kalah inspiratif.

“Kalau urusan memanage uang, ibu wanita paling luar biasa. Hitung-hitungannya sangat pas tapi bukan pelit,” ujar HD.

Menurutnya, dulu ayahnya sewaktu meninggal lumayan banyak menitipkan peninggalan seperti kebun, pabrik penggilingan padi dan lain-lain. Namun sampai sekarang warisan tersebut masih sangat banyak, padahal anak-anak tak sedikit jumlahnya.

“Itulah ibu saya, sosoknya keibuan mampu membuat anak-anaknya berhasil sampai sekarang. Padahal, pendidikan beliau sendiri tidak tinggi hanya mengenyam bangku sekolah dasar,” kenang HD.

Selain berkunjung ke makam kedua orang tuanya, HD beserta keluarga besarnya juga menyambangi makam kakek dan nenek serta saudara tuanya yang berada di pemakaman umum tak jauh dari lokasi. Sekitar satu jam berziarah agenda pulang kampung Gubernur Sumsel itu dilanjutkan dengan acara temu keluarga besar di rumahnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Herman Deru: Bupati PALI Harus Gas Poll Turunkan Kemiskinan

PALI, KoranSN Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj Febrita Lustia, Gubernur Sumsel H. Herman …