1.271 Rumah Tak Layak Huni di OKI Segera Dipugar

Rumah di Pampangan usai dipugar.(foto-maniso/koransn)

Kayuagung, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman terus berupaya untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di daerah ini.

Tahun ini, 1.271 rumah tidak layak huni ini segera dipugar melalui program bedah rumah. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten OKI Ir Asmar Wijaya mengatakan, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatan kualitas hunian masyarakat.

“Dari segi keselamatan bangunan, dan kesehatan penghuni dengan pemenuhan standar kecukupan cahaya dan sirkulasi udara serta ketersediaan MCK,”ujarnya.

“Melalui program ini tentu pemerintah berharap untuk meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,”ungkap Asmar saat meninjau pugar rumah tidak layak huni di Desa Kemang Baru Kecamatan Pampangan OKI kemarin.

Baca Juga :   Oleh-oleh Pilihan, Salai Sekayu Jadi Buruan

Asmar mengatakan, program pugar rumah layak huni merupakan kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dari APBD menurut dia Pemkab OKI akan menyasar sebanyak 200 rumah, 167 rumah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 904 rumah merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pemerintah pusat.

“Kami lakukan validasi di lapangan untuk memastikan apakah rumah tersebut memenuhi kriteria untuk dipugar atau tidak,”ungkap dia. Asmar merinci, ada beberapa syarat untuk menerima program pugar rumah tidak layak huni antara lain, kondisi rumah memang tidak layak huni, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tidak memiliki pekerjaan, lalu tanah dan rumah atas nama sendiri.(iso)

Baca Juga :   AKP Rio Artha Luwih: Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Infrastruktur dan SDM Masih Kendala Pembelajaran Daring

Lahat, KoranSN Sosialisasi dan kunjungan kerja Dewan Pendidikan Sumatera Selatan ke tiga wilayah kabupaten yaitu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.