10 Juli, BKB Steril Dari PKL dan Parkir Liar





Salahsatu kawasan  di BKB yang kerap dijadikan lahan parkir kendaraan roda empat. (foto/Ferdinand)
10 Juli 2016, Pelataran BKB ditarget bebas dari parkir liar dan PKL. (foto/dok SN)

Palembang, KoranSN

Benteng Kuto Besak (BKB) yang merupakan salah satu ikon Kota Palembang pada 10 Juli mendatang ditargetkan akan steril dari Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar.

Pelaksana tugas (plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Kurniawan memastikan hal tersebut. Menurut Kurniawan ini merupakan langkah awal Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam menyambut dan mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Asian Games 2018 mendatang.

“Pada 10 Juli mendatang kita targetkan Kawasan BKB akan steril, baik itu dari pedagang maupun parkir liar. Itu semua kita pastikan tidak akan ada lagi, kecuali jika ada even-even nanti hal itu akan kita rapatkan dan kaji kembali,” katanya, Rabu (29/6/2016).

Kurniawan menerangkan, untuk para pedagang asongan yang selama ini dibiarkan berjualan ditenda yang berada di pelataran BKB, pihaknya akan memindahkan mereka ke bawah Jembatan Ampera. Sedangkan untuk parkir, pihaknya masih akan membahas dua opsi yang diusulkan.

“Parkir ini ada dua opsi yang masih kita pertimbangkan, pertama apakah akses jalan yang ada di BKB itu ditutup dari kendaraan baik roda dua maupun roda empat kecuali mobil Kesdam jadi tidak ada yang boleh lewat atau menyiapkan dua kantong parkir di sekitar bawah Jembatan Ampera dan BKB,” jelasnya.

Baca Juga :   Walikota Palembang Terima Bantuan 5000 Paket Sembako Dari Presiden Jokowi

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk tim terpadu yang melibatkan banyak pihak seperti Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Pariwisata dan juga Kodam.

“Pemanfaatan tim terpadu ini akan kita gerakan setelah Hari Raya Idul Fitri nanti, jadi kita lakukan penertiban itu sudah lebaran. Namun, sebelumnya akan kita lakukan sosialisasi dulu kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di BKB,” imbuhnya.

Selain di BKB, pemkot juga akan menyeterilkan para pedagang yang ada di kawasan Kambang Iwak (KI). “Dikawasan KI juga kita sterilkan, seperti jika ada bazzar yang memakan waktu hingga berminggu-minggu, itukan juga mengganggu. Tapi untuk yang berjualan setiap hari libur nanti akan kita kaji kembali,” ujarnya.

Baca Juga :   Palembang Antisipasi Kedatangan Gepeng Dadakan

Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Tatang Duka Direja menambahkan, pihaknya akan siap untuk bekerjasama dengan pihak lain dalam penertiban nanti. Jika masih ada para pedagang yang membandel, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan apa yang telah ada dalam peraturan daerah (perda).

“Dalam perda itu sudah jelas ada aturannya, jadi bagi yang tetap membandel akan kita sita barang dagangannya atau bahkan akan kita lakukan sidang yustisi. Sedangkan untuk parkir yang menarik tarif hingga Rp 100ribu sampai Rp 200ribu itu kan sudah masuk pidana, jadi kita serahkan ke pihak kepolisian,” terangnya. (tya)





Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Perkuat Peran Pers dalam Mensukseskan Sumsel Mandiri Pangan

Palembang, KoranSN Dalam rangka HUT ke-76 PWI dan Hari Pers Nasional 2022, PWI Prabumulih akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!