10 Warga Palembang Gabung Gafatar Segera Dipulangkan

Palembang, KoranSN
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri, Kamis (28/1/2016) mengungkapkan, sebanyak 10 warga Palembang yang berada dalam rombongan eks Gafatar yang dievakuasi dari Kalimantan Barat ke Boyolali Jawa Tengah akan segera dipulangkan ke Palembang.

Diungkapkan Wakapolda, dari 10 warga tersebut diantaranya terdapat satu keluarga berjumlah 7 orang yang sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Sumsel oleh keluarganya, karena menghilang dan diduga bergabung dengan Gafatar di Kalimantan.

“Telah kita koordinasikan dengan Pemprov Sumsel untuk pengawalan, penjemputannya, serta untuk pengamanan terhadap 10 warga eks Gafatar tersebut. Bahkan penempatan sementara saat mereka tiba di Kota Palembang juga dikoordinasikan,” katanya.

Masih dikatakan Wakapolda, bahkan kedepan Polda Sumsel bersama Pemprov Sumsel akan bersama-sama melakukan pembinaan kepada warga eks Gafatar agar kembali kejalan yang benar.

“Jadi, pihak kepolisan dan pemerintah daerah akan bersama-sama membina warga kita ini. Bersama-sama akan kita berikan pencerahan agar mereka kembali lagi kejalan yang benar,” tandasnya.

Baca Juga :   Polisi Sebut Penyerangan Mapolsek Ciracas Dilakukan 100 Orang

Sementara Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel Kombes Pol Sumarso melalui Kasubdit Keamanan Negara AKBP Sutriyo mengatakan, dari data laporan yang diterima Polda Sumsel dan Polresta Palembang untuk jumlah warga yang hilang dan diduga bergabung dengan organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), berjumlah 13 orang.

Menurutnya, pihaknya belum dapat memastikan apakah 13 warga Palembang yang dilaporkan hilang tersebut, semuanya bergabung dengan Gafatar di Kalimantan Barat yang kini tengah diungsikan dan dievakuasi ke Boyolali Jawa Tengah.

“Belum dipastikan apakah ke-13 warga Palembang ini semuanya bergabung dengan Gafatar atau tidak. Semua data-datanya telah kita kirimkan ke Polda Kalimantan dan kepada petugas yang mengevakuasi pengungsian warga eks Gafatar di Boyolali Jawa Tengah. Hingga kini kita terus berkoordinasi,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya Taufik (47), warga Komplek Taman Sari Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni melaporkan ke penyidik Subdit Keamanan Negara Polda Sumsel jika tujuh keluarganya telah hilang dan diduga bergabung dengan Gafatar di Kalimantan.

Baca Juga :   Lakalantas di Kayuagung, Warga Ujan Mas Muara Enim Tewas

Ke tujuh keluarganya tersebut merupakan satu keluarga dari adik kandungnya yakni; Sukainah (42), Zainal (suami Sukainah) serta lima anak Sukainah dan Zainal; Hanif, Nia, La, Wa, dan Dek Fa.

Selain itu, Megawati (45), warga Komplek Griya Kaswari Jalan Kaswari V RT 31 RW 12 Perumas Sako Palembang juga telah melaporkan jika putrinya bernama Ratih Medianti (23), sejak 17 Noverber 2015 lalu.

Ratih Hilang diduga dibawa oleh Muhamad Adil (pacar Ratih) ke Pontianak Kalimantan diduga bergabung dengan oraganisasi masyarakat Gafatar. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Korporasi Dalam Kasus Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menetapkan tersangka korporasi dalam kasus suap terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.