107 Dewan Hakim MTQ Ikuti Pelatihan

Asissten I Pemkot Palembang, Sulaiman Amin didampingi Kabag Kesra Pemkot Palembang, Reza Pahlevi. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 107 dewan hakim yang biasa bertugas pada Mutsabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) mengikuti pelatihan Dai Dewan Hakim MTQ di Emilia Hotel Palembang, Senin (23/10/2017).

Ketua panitia pelatihan Dai Dewan Hakim MTQ dan Jenazah, H Reza Fahlevi menuturkan, 107 peserta merupakan dewan hakim atau juri MTQ dari setiap kelurahan se Kota Palembang. Tujuannya, untuk menjadikan dewan hakim yang profesional, sehingga mampu mencetak qori dan qoriah berprestasi.

Menurut Reza, profesional yaitu orang dengan ciri-ciri seperti, ahli, pintar, amanah, mampu, cerdas, bertanggung jawab, jujur serta disiplin pada bidangnya dan lainnya. Dengan dewan hakim yang professional tersebut, maka akan berdampak pula pada kualitas qori dan qoriah.

“Dewan hakim MTQ yang profesional akan melahirkan para qori dan qoriah yang berprestasi dan juara. Selain itu juga dapat meningkatkan mutu atau qualitas qori dan qoriah,” ungkap Reza Fahlevi yang juga menjabat Kabag Kesra Pemkot Palembang ini.

Ia melanjutkan, pendidikan dan pelatihan bagi para Dewan Hakim ini tentunya diharapkan selain meningkatkan wawasan dan pengetahuan, juga dapat meningkatkan kualitas mutu dari qori dan qoriah nantinya. Sementara diadakannya pelatihan ini juga disambut baik oleh Pemkot Palembang.

Baca Juga :   Bersama Komunitas JPN, Pemkot Serahkan Bantuan untuk Korban Tsunami di Lamsel

“Pemerintah daerah sangat menyambut baik dengan dilaksanakannya pelatihan ini. Apalagi materi-materi yang disampaikan oleh narasumber sangat bagus, salah satunya yaitu peran dewan hakim dalam meningkatkan mutu qori dan qoriah,” imbuhnya.

Disisi lain Reza mengingatkan untuk jangan takut bila tidak meraih prestasi pada pelaksanaan MTQ. Karena yang perlu ditakutkan itu adalah jika lemahnya pembinaan terhadap umat.

“Kita meyakini dengan pembinaan secara terus menerus, kedepannya prestasi juga akan diraih. Melalui pelatihan ini, diharapkan dewan juri dapat berlaku professional dalam menjalankan tugasnya, sehingga qori dan qoriah yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan mampu bersaing dengan daerah lain,” jelasnya.

Sementara, Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Palembang, Sulaiman Amin menuturkan, dalam menciptakan Kota Palemang Emas tentunya harus didukung dengan masyarakat yang madani, tentu diadakannya pelatihan ini, agar para dai bisa bersinergi dengan para lurah dan camat yang ada dikota Palembang.

Baca Juga :   Pemprov Sumsel Hapuskan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku Mulai 1 Agustus

“Melalui Da’i ini pula bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat Palembang, supaya tercipta masyarakat yang ukhuwah dan islami,” ujarnya.

Dikatakan Sulaiman, peranan lurah sebagai panutan yang ada diwilayahnya, diharapkan mampu mengajak para RT, supaya mengikuti apa yang dilakukan lurah tersebut, dengan sasaran menghidupkan masjid-masjid melalui safari subuh.

“Kalau lurahnya yang menggerakkan otomatis perangakat desa seperti RT dan RW akan ikut, ini juga untuk mengurangi peredaran narkoba dan tawuran yang dilakukan oleh anak muda,” tandasnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jelang Konferensi Wilayah, Pengurus PW IPPNU Sumsel Audiensi ke Sekda Kota Palembang

Palembang, KoranSN Demi kesuksesan rencana Konferensi Wilayah yang akan diadakan pada 5 dan 6 Desember …