Dituding PSK, Teman Facebook Dipolisikan

MELAPOR - Korban saat mendatangi SPKT Polresta Palembang

Palembang, SN

Dituding sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) melalui sosial media (sosmed) facebook, Nini Eftarina (23), Kamis (11/2) membuat pengaduan ke Mapolresta Palembang. Kedatangan wanita single parent ini, untuk melaporkan teman facebook-nya ‘LJ’ (20) yang diduga telah mencemarkan nama baiknya.

Dihadapan petugas SPK Terpadu, wanita yang tercatat sebagai warga Jalan Putri Dayang Rindu Lorong Pendidikan No 223 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati ini menceritakan peritiwa bermula, Minggu lalu (7/2), ketika ia membuka akun facebook-nya ‘Nini Rehan’.

“Saat, tengah main facebook tiba-tiba terlapor ‘LJ’ mengirim pesan  ke dinding facebook, saya. Kata ‘LJ’ dalam obrolan, saya ini perempuan yang tak benar, suka merusak hubungan rumah tangga orang. Isi komentarnya sangat tak senonoh Pak !, dia bilang (LJ), saya PSK yang sering mangkal di kawasan teratai putih (Kampung baru),” ujarnya ibu satu anak ini.

Baca Juga :   Kecanduan Narkoba, Picu Lakukan Kejahatan Curat dan Curas

Menurutnya, dalam obrolan antara ia dan terlapor ‘LJ’, dirinya wanita yang sengaja minta dicarikan lelaki hidung belang untuk ditemani di hotel dan tempat hiburan malam.

“Katanya, saya wanita murahan yang bisa di bawa kemana saja oleh para lelaki. Bahkan, dia (LJ) juga menyebarluaskan ciri-ciri bentuk fisik saya, ‘orangnya cebol, gemuk, bantet, kalau berias seperti ondel-ondel’. Itu, kata terlapor Pak!, tak hanya itu, katanya di dinding facebook teman-teman saya yang dibagikannya, ‘ayo langsung saja ke Kampung baru, atau langsung ajak berteman akun facebook, atas nama Nini Rehan, jangan sampai ketinggalan, tidak maha harganya murah’, saya malu komentar dia itu dibaca teman-teman facebook saya, saya tak terima dan saya harap polisi bisa menangkapnya,” tutur dengan nada emosi.

Baca Juga :   Diduga Ada Tersangka Lain dalam Dugaan Penipuan Proyek Pagar Makam

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede SIk melalui Kanit SPK Terpadu, Aipda Novi Arianto membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti No : LP/B-385/II/2016/Sumsel/Resta dan akan ditindaklanjuti. “Jika terbukti, terlapor ‘LJ’ bisa dijerat dengan Undang-undang ITE,” singkatnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek di Bakamla

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa menahan dua tersangka kasus korupsi terkait pengadaan perangkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.