11 Penambang Batubara Ilegal di Muara Enim Tewas



Terpisah, Kapolsek Tanjung Agung, AKP Faisal P Manalu mengatakan, kejadian yang menewaskan para penambang tersebut bermula saat mereka menggali tanah untuk membuat jalan, tiba-tiba tanah yang berada di atas longsor hingga menimbun para penambang tersebut.

“Para penambang ini bukan sedang membuat lubang, goa atau terowongan. Tapi mereka ini sedang menggali membuat jalan yang mana di lokasi merupakan perbukitan. Nah, disaat membuat jalan inilah tanah yang di atas longsor lalu menimbun 11 orang penambang tersebut hingga membuat semuanya tewas tertimbun tanah,” ungkapnya.

Baca Juga :   Rugikan Negara Ratusan Milar, 5 Hakim Sidangkan Eddy Cs Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Masih dikatakan Kapolsek, jika 11 orang penambang tersebut merupakan penambang batubara ilegal. Adapun identitas ke 11 korban yakni; M Darwis warga Desa Tanjung Lalang, Hardiyawan warga Desa Tanjung Lalang Rukasih warga Desa Tanjung Lalang, Sandra Khaerudin warga Mulyadadi, Cipari, Joko Suprianto warga Desa Penyandingan, Purwadi warga Desa Penyandingan, Sulpiawan warga Desa Tanjung Lalang, Sumarlin warga Kisam Tinggi Muara Dua, Hupron warga Lampung, Komardani warga Desa Sukaraja, Labisun warga Lampung Utara. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penyidikan Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Pintu Masuk Ungkap Perkara Kredit Lainnya

Palembang, KoranSN Pengamat Hukum Sumsel, Dr Sri Sulastri SH MHum, Minggu (25/7/2021) mengatakan, kejahatan perbankan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.