Branch Operational Maneger Mandiri Baturaja Dibunuh Karena Tidak Senang, Dua Pelajar Diamankan

Salah satu petugas kepolisian saat memeriksa mobil korban. (foto/Istimewah)
Salah satu petugas kepolisian saat memeriksa mobil korban. (foto/Istimewah)

Palembang, KoranSN

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, Rabu (24/2/2016) mengungkapkan, Polres OKU kini telah mengamankan dua pelajar dari salah satu SMKN di Baturaja yang diduga pelaku pembunuh Yopi Nopriyanto (35), Branch Operational Maneger Mandiri Cabang Baturaja OKU.

Dikatakan Djarod, informasi dari Kapolres OKU, diduga korban dibunuh pelaku dengan motif adanya ketidak senangan dengan korban.

“Dugaan sementara adanya motif ketidak senangan dengan korban. Tapi ini masih kita dalami. Hasil penyelidikan, pagi tadi dua pelajar dari salah satu SMKN di Baturaja berinisial ‘MAU’ (15) dan ‘RS’ (15) telah ditangkap Satreskrim Polres OKU di kawasan Muara Enim,” katanya.

Masih kata Djarod, kedua pelajar ini masih dalam pemeriksaan di Polres OKU, keduanya baru diduga pelaku jadi belum menjadi tersangka. Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan.

“Sore ini jasad korban akan dibawa dari Baturaja ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” jelasnya.

Lanjut Djarod, kasus ini terungkap berawal dari isteri korban melapor ke Polres OKU karena korban Yopi Nopriyanto, menghilang. Menindak lanjuti laporan korban, awalnya polisi yang melakukan penyelidikan mendapati Mobil Toyota Rush hitam BG 1564 RT milik korban di hutan kawasan Desa Tanjung Baru kawasan pekebunan warga dan rel KA, Selasa (23/2/2016).

Baca Juga :   Tim Darat dan Udara Berjibaku Padamkan Api di OKI

“Dan hari ini, Rabu (24/2/2016) pukul 04.00 WIB, korban telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia

di kawasan SP 1 Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Ulu Kecamatan Muaraenim. Jasad Yoppi Novrianto ditemukan terkubur di dalam tanah di kedalaman sekitar 4 meter,” tandasnya. (ded)





Publisher : awik obsesi

Lihat Juga

Firli Bahuri Akui Batuk Berat Saat Pemeriksaan Keempat

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Firli Bahuri mengakui dirinya sedang batuk berat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!