Saling Tatap Mata, Pelaku Begal Bersenpi Beraksi



Exif_JPEG_420
Exif_JPEG_420

Palembang, KoranSN
Saling tatap mata, Aditya Warman (42), warga Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan Lorong Manggis RT 03 RW 01 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus mengalami luka tusuk di dada sebelah kanannya dan kehilangan sepeda motor miliknya, setelah menjadi korban pembegalan empat orang pelaku bersenjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam). Tak terima atas perbuatan pelaku Aditya Warman, Kamis (3/3/2016) melaporkan keempat pelaku yang berinisial ‘MA’, ‘FO’, ‘IP’, dan ‘AY’ ke Mapolresta Palembang.

Di hadapan petugas SPK Terpadu, korban Aditya Warman menuturkan kejadian bermula saat terlapor ‘MA’  berboncengan dengan ‘FO’ menggunakan sepeda motor melintas di depan rumahnya. Kedua terlapor tiba melihat ke arah korban sambil memainkan gas sepeda motor yang tengah dikendarai kedua terlapor, tak lama tanpa sebab terjadilah cekcok mulut kedua terlapor dan korban Aditya Warman.

“Ketika saya hendak masuk rumah, kedua terlapor ngebut, dan taklama kemudian mereka kembali datang lagi dengan mengajak dua orang temannya yakni terlapor ‘IP’, dan ‘AY’. Mereka berempat masing-masing membawa pedang dan senpi, terlapor ‘AL’ langsung memukul saya, hingga ketiga temannya tersebut ikut mengeroyoki saya dan menusuki saya dengan pedang meraka, akibatnya saya harus mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan,” katanya sambil menahan sakit akibat luka tusuk.

Namun, dengan kesigapan menanggapi laporan korban, Aditya Warman yang tertuang dalam No : LP/B-353/II/2016/Sumsel/Resta, Jajaran kepolisian dari unit Pidum selang beberapa jam dari laporan korban Aditya Warman berhasil menangkap salah satu dari keempat pelaku, yakni terlapor ‘AL’ yang diketahui bernama M Ali alias Abadi (35), warga Kecamatan Gandus.
Saat diamankan tersangka Abadi mengaku, jika ia tak senang dengan korban yang sudah menuduhnya mencuri sepeda motor milikinya.

“Saya dibilang maling motor dio, padahal aku idak maling motornyo, terus dia (korban) juga bilang jangan sok kemelawanan kau, sepuluh iok aku aku dak takut, denger itu aku panas, itulah aku ajak kawan tigo ikok uong itu, kami langsung mengeroyokinnya, dan yang menusukan pedang bukan aku tapi teman aku ‘FO’, ” katanya Abadi.

Baca Juga :   Penjambret Seorang Ibu di Plaju Ditembak Polisi

Kasat Reskrim Polresta palembang Kompol Marully Pardede melaui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatak jika tersangka Abadi ini sebelumnya sudah pernah dijebloskan kepenjara lantaran terlibat kasus pencopetan pada tahun 2010 silam, dan untuk kasusnya saat ini ia akan dikenakan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. “Tersangka M ALI alias Abadi saat ini tengah kita mintai keteranganya guna mencari indentitas kedua rekannya kini masih buron,” singkatnya (den)



Publisher : Alwin

Lihat Juga

JPU: Setoran Rp 20 Miliar ke Rekening Andhi Pramono Tak Ada Identitas

Jakarta, KoranSN Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mengungkapkan sebanyak Rp 20 miliar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!