Pemuda Mabuk Gasak Warung Manisan



MELAPOR - Korban Sary  saat melapor di SPKT Polresta palembang terkait aksi pencurian yang dilakukan sekelompok pemuda tanggung yang sering mabuk Lem Aibon di warung miliknya

Palembang, KoranSN

Sudah tak tahan lagi dengan aksi pencurian sekelompok pemuda tanggung yang gemar menghisap Lem Aibon membuat Sary (31), pedagang warung manisan sekaligus pemilik rental Play Station (PS), Kamis (10/3/2016) melaporkan ke Mapolresta Palembang.Di hadapan petugas SPK Terpadu, Sary yang tercatat sebagai warga Jalan Pangeran Ratu RT 11 RW 03 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I ini, menuturkan kejadian tersebut bermula, sekitar pukul 07.00 WIB pagi, ketika ia metitipkan warung dangan mertuanya untuk mengatar anak pergi sekolah.

Namun, ketika pulang ke warung ia mendapati sejumlah barang dangannya sudah berserakan dilantai. Menurutnya, aksi tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda putus sekolah yang sering mengkonsumsi Lem Aibon. Dugaan itu diperkuat lantaran sekelompok pemuda tersebut kerap main PS di tempatnya dan di tambah dari pengakuan saksi Heri.      “Ini bukan kali pertamanya mereka maling di warung saya, saya terkadang hilang uang hasil dangangan, rokok, Lem Aibon, dan sejumblah mie. Ini sudah saya diamkan dan saya beritahukan ke orang tua mereka namun orang tua mereka tak percaya dengan pencurian yang dilakukan anak-anak mereka. Tadi pagi (kemarin)  saat mengantar anak sekolah, warung saya titipkan sama mertua, ketika pulang  saya melihat warung sudah berantakan. Mie-mie sudah berantakan dan rokok kalengan sudang banyak hilang, serta stake PS hilang satu,” katanya.

Baca Juga :   Pukul Istri dengan Gagang Sapu, Suami di Musirawas Ditangkap

Dilanjutkannya, tak hanya rokok,  uang hasil penjualan mie, gula. Kabel PS juga terkadang dirusak sama sekelompok pemuda tersebut.”Saya ini terus merugi semenjak sering kemalingan. Jika ini terus saya diamkan warung saya akan bangkrut, dan kami sekeluarga mau makan apa nanti. Untungnya tak seberapa, di palingi pula. Kalau pagi warung memang bukan saya yang jaga, mertua saya yang jaga, dan suami saya ngojek di Pasar Jakabaring, budak-budak yang ngibon itu, sering main PS di tempat saya, saya lapor polisi ini biar mereka jera dan tak mau maling lagi di warung saya,” tandasnya.

Baca Juga :   Pastikan Penyebab Tewas, Makam Remaja 14 Tahun Dibongkar

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede melalui Kepala SPK Terpadu, Iptu Cek Mantry mengatakan laporan korban sudah diterima pihaknya dengan tanda bukti No : LP/B-647/III/2016/Sumsel/Resta, dan akan ditindaklanjuti.
“Apa yang dialami korban, akan diproses langung oleh penyidik unit reskrim. Korban, sedang kita mintai keterangannya,” tandasnya. (den)



Publisher : Alwin

Lihat Juga

JPU: Setoran Rp 20 Miliar ke Rekening Andhi Pramono Tak Ada Identitas

Jakarta, KoranSN Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mengungkapkan sebanyak Rp 20 miliar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!