13 Orang Jadi Tersangka Dalam Gelombang Aksi Massa di Palembang





Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji. (Foto-SN/Dedi Suhendra)

Palembang, KoranSN

Polrestabes Palembang menetapkan 13 orang sebagai tersangka, dalam gelombang aksi massa penolakan omnibus law dengan dua kasus berbeda dan juga telah memulangkan ratusan orang lainnya yang tidak terbukti melanggar hukum.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, Senin (12/10/2020) mengatakan, 13 orang tersebut diduga sebagai Anarko sebanyak tujuh orang dan enam orang sebagai pelaku pengrusakan mobil polisi saat kerusuhan aksi pada Kamis (8/10/2020).

“Tujuh orang Anarko datanya sudah dikirim ke Bareskrim Polri untuk disisir secara nasional,” ujarnya usai mengawasi aksi massa di Simpang Lima DPRD Sumsel.

Baca Juga :   Tim SAR Masih Mencari Korban Kecelakaan Laut di Malaka

Dari enam orang tersangka pengrusakan mobil tersebut, masih ada tersangka yang belum diamankan atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dikejar personelnya. HALAMAN SELANJUTNYA >>

Bagikan :

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Atensi Kejagung, Saksi Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Segera Dipanggil Lagi

Palembang, KoranSN Dugaan kasus korupsi kredit modal kerja Bank Sumsel Babel tahun 2014 saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.