Broto Menangis Saat Diinterogasi Polisi

Broto Menangis saat diintrogasi
Foto-Anasurlah/KoranSN

PALI,KorasnSN
Subroi alias Broto (27), tersangka pemerasan terhadap sopir angkutan batubara serta angkutan barang lainnya yang ditangkap Minggu (1/5/2016) oleh jajaran Reskrim Talang Ubi dibawah komando, Ipda Rusli SH.

Tersangka diamankan saat sedang melakukan aksinya di Jalan Raya Desa Talang Bulang kecamatan Talang Ubi. Lucunya, pria dengan wajah menyeramkan tersebut menangis pilu saat diinterogasi polisi.

Saat ditanyai polisi, bujang keluaran hotel prodeo yang sudah dua kali residivis ini menangis tersedu-sedu ketika menyesali perbuatanya yang telah memeras banyak sopir angkutan yang melintas di jalan dimana dia tinggal. “Tidak lagi Pak! Aku mintai duit di sopir, nyesal aku Pak!” sesalnya ketika ditanyai petugas, Senin (2/5/2016).

Baca Juga :   Meja Kaca di PSCC Dipecahkan

Ketika ditanya lagi, dipergunakan untuk apa uang hasil memeras sopir, dengan terbata-bata Broto menjawab hanya untuk beli rokok dan makan sehari-hari. “Cuma untuk makan dan beli rokok pak,” jawabnya.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, melalui Kapolsek Talang Ubi  Kompol Janton Silaban SIK SH mengatakan, bahwa penangkapan tersebut sesuai dengan dua laporan polisi yang masuk ke pihaknya, LP/B /102/IV/2016/SUMSEL/RES M ENIM/SEK TL UBI, tertanggal 16 April 2016, dan LP/B/113/V/2016/SUMSEL/RES M ENIM/SEK TL UBI, tertanggal 01 Mei 2016 terkait pemerasan dan pengancaman.

“Tersangka ini sudah sering meresahkan pengguna jalan yang sering melintas di jalan tersebut. Tersangka ini juga merupakan residivis kasus curas dan narkoba. Ketika ditangkap, tersangka  sedang memeras kendaraan pengangkut barang yang melintas,” terang Janton.

Baca Juga :   Tabrak Pohon di Sungai Musi Speedboat Awet Muda Hancur, 7 Korban Tewas

Atas perbuatanya, tersangka  dijerat pasal 368 dan Undang-undang darurat atas kepemilikan senjata tajam. “Tersangka  ini dua kali berurusan dengan hukum dan tiap kali diamankan selalu menangis minta dikasihani. Kita kenakan Pasal 368 dan UU darurat dengan ancaman kurungan penjara diatas 15  tahun,” ungkapnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Juliari Batubara Selama 30 Hari

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan selama 30 hari untuk dua tersangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.