17 Pegawai Kemenag Dapat Penghargaan Satya Lencana

Tampak pegawai yang menerima penghargaan Satya Lencana foto bersama dengan Bupati Muratara. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Sebanyak 17 orang pegawai dijajaran Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Penghargaan tersebut diberikan atas pengabdian mereka selama puluhan tahun di Kementrian Agama. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan Ketua Tim Penggerak PKK Lia Mustika Syarif disela sela Hari Amal Bakti Kementrian Agama ke 73 di Aula Siti Rahma Rumah Makan Sederhana Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kamis (3/1/2019).

Kepala Kemenag Kabupaten Muratara, Ikhsan Baijuri mengatakan, sebanyak 17 orang pegawai di jajaran Kemenag Muratara mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Bapak Presiden RI karena mereka telah mengabdi selama puluhan tahun.

“Ada 17 orang yang dapat penghargaan. Mereka yang mendapatkan penghargaan tersebut rata rata sudah bekerja selama 10 tahun sebanyak 15 orang. Yang sudah mengabdi selama 20 tahun, satu orang. Sedangka yang sudah mengabdi selama 30 tahun, satu orang,” ungkapnya.

Baca Juga :   Sukses Bukit Selfi Bukit Peraduan, Wisata Kabupaten Lahat Naik Daun

Dijelaskannya, penghargaan tersebut diberikan kepada para pegawai yang sudah bekerja diatas sepuluh tahun.

“Penghargaannya berupa Piagam yang ditanda tangani langsung oleh Presiden Joko Widodo, tidak mudah untuk mendapatkan tanda tangan pak presiden ini,” jelasnya.

Pemberian penghargaan ini lanjut Ikhsan, berdasarkan keputusan Presiden RI No 122/TK/tahun 2018, tentang Penyerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya.

“Mereka yang mendapatkan penghargaan tersebut rata-rata dewan guru, namun ada juga dari pegawai di Kementrian Agama Kabupaten Muratara,” terangnya.

Sementara itu Qoyyimah, salah satu dewan guru yang mendapatkan penghargaan Satya Lencana mengaku bangga telah mendapatkan penghargaan tersebut, karena ada perhatian dari pemerintah atas jasa jasa mereka selama ini.

Baca Juga :   Soal Kebocoran Minyak Mentah, Distamben PALI Panggil Perusahaan dan Pemilik Lahan

“Ada kebanggaan tersendiri lah, karna ada perhatian dari pemerintah,” ungkapnya.

Ia mengaku, jika dirinya sudah 13 tahun mengajar di MI Bumi Makmur Kecamatan Nibung dan sekarang sudah pindah tugas ke MTs Nurul Ahlaq Desa Biaro.

“Baru sekali inilah saya dapat penghargaan,” ucapnya.

Qoyyimah berharap kepada pemerintah agar menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan setiap guru diberikan fasilitas kendaraan bermotor. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Seminggu Dirawat di Rumah Sakit, Pasien Corona di Pagaralam Meningal Dunia

Pagaralam, KoranSN Setelah dilakukan isolasi dan perawatan sekitar satu minggu di Rumah Sakit Daerah (RSD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.