2 Bandar Ditangkap Saat Transaksi 1 Ons Sabu

Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin bersama Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kasat Narkoba Iptu Arasi saat penangkapan dua tersangka peredaran narkoba dengan barang bukti satu ons sabu-sabu di Sampit, Jumat (10/7/2020) malam. (Foto-Antara)

Sampit, KoranSN

Dua tersangka bandar Narkoba di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berinisial A dan M ditangkap polisi saat bertransaksi Narkoba dengan barang bukti 100 gram atau satu ons sabu-sabu.

“Walaupun dia mengaku baru satu kali, tapi saya yakin ini adalah pemain lama karena dalam dunia narkoba tidak mungkin orang langsung percaya memberikan barang (sabu-sabu) sebanyak 100 gram untuk diperdagangkan. Jadi saya dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan adalah pemain lama,” ujar Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, Sabtu (11/7/2010).

Baca Juga :   Lagi, Pejabat Pemprov Sumsel Mangkir Panggilan Kejati Terkait Dugaan Korupsi PT PDPDE

Jakin bersama Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi datang ke lokasi pada Jumat malam (10/7/2020), setelah mendapat kabar Satuan Reserse Narkoba dipimpin Kepala Satuan Reserse Narkoba, Iptu Arasi menangkap dua tersangka bandar Narkoba dengan barang bukti satu ons sabu-sabu.

Pengungkapan kasus ini terjadi di Jalan Sampurna 1, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Ini merupakan pengembangan pengungkapan kasus sebelumnya.

Jakin menyebutkan, saat penangkapan tersebut, A dan M sedang melakukan transaksi. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram atau satu ons.

Menurut Jakin, barang bukti satu ons ini cukup besar untuk level Polres. Pihaknya terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan peredaran barang haram ini.

Penyidik masih menelusuri asal sabu-sabu. Selama ini ada beberapa jalur masuk narkoba ke Kotawaringin Timur, diantaranya ini dari Pontianak Kalimantan Barat dan Pulau Jawa.

Baca Juga :   Pengedar Sabu di Gunung Megang Diringkus

Jakin menegaskan, pihaknya tidak akan pernah surut memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang terlibat peredaran Narkoba karena telah membawa dampak buruk terhadap masyarakat.

“Jangan pernah bermain-main dengan narkotika karena risikonya adalah penjara, rumah sakit atau kuburan. Saya ingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba, selamatkan masa depan anda, terutama generasi muda,” ujar Jakin.

Polres Kotawaringin Timur terus memerangi peredaran Narkoba, mulai dari langkah pencegahan hingga penindakan. Jakin memohon dukungan masyarakat untuk bersama-sama membantu memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. (Antara/ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Oknum Dosen Asusila Anak Laki-laki di Bawah Umur Ditangkap

Palembang, KoranSN Reginaldus Kristoforus (43), warga Jalan H Sanusi Sukabangun Kecamatan Sukarami yang merupakan oknum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.