21 Anggota PPK untuk Pemilu 2019 Dilantik

Ketua KPU Muratara Agus Meriyanto saat melantik anggota PPK untuk Pemilu 2019. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Sebanyak 21 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dilantik.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Muratara Agus Meriyanto, bertempat di kantor Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, Senin (5/3/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Adapun Anggota PPK yang dilantik, dari Kecamatan Rupit, Agusti Arafat, Heriyadi, Muhazoni. Kecamatan Karang Jaya, Ajrin Karim, Muhamad Husin, Yeni Sumitro. Kecamatan Karang Dapo, Abdu Rohup, Kahar Barli, Medi Kasmara. Kecamatan Nibung, Hendri Fransisko, Iriandi Deli, Reni Anggraini. Kemudian Kecamatan Rawas Ilir, Dudi Mardi, Handoko, Heriyansyah. Kecamatan Rawas Ulu, Andeni Apri Yuliansyah, Depri Apriansyah, Hazairin Firdau dan Kecamatan Ulu Rawas, Awardani, Ibnu hajar dan Sarbini.

Ketua KPU Muratara Agus Meriyanto dalam sambutannya mengatakan, pemilu tahun 2019 sudah memasuki tahapan yang cukup urgen, dimana tanggal 17 februari yang lalu partai politik sudah ditetapkan, kemudian pada tanggal 18 februari nomor urut partai politik juga sudah di tentukan.

Baca Juga :   Sambut HUT Kodam II, Kodim 0402 Bersihkan Tempat Ibadah & Sungai

“Selanjutnya langkah dari itu membentuk badan Adhoc, yaitu PPK dan PPS,” katanya.

Dikatakannya, berdasarkan UU No 7 tahun 2017 yang diturunkan dalam PKPU nomor 3 tahun 2018, yang secara teknis diatur dalam surat keputusan KPU nomor 31 yang mengatur sebuah tata cara rekrutmen badan Adhoc PPK dan PPS terutama yang sedang melakukan pilkada maupun yang tidak sedang Pilkada, disebutkan bahwa bagi KPU yang tidak melaksanakan pilkada serentak tahun 2018 ini maka dilakukan open rekrutmen, rekrutmen secara terbuka.

“Pendaftaran dari awal untuk menjaring 3 komisioner pelaksana pemilihan atau penyelenggara ditingkat kecamatan namun bagi yang melaksanakan pilkada serentak maka ada metode kedua didalam Juknis no 31, yaitu melakukan evaluasi atau pengangkatan ulang,” jelas Agus Meriyanto.

Lanjut Agus, konsekuensi dari proses itu semua adalah undang-undang menugaskan kepada KPU hanya 3 orang yang menjadi komisioner ditingkatan PPK dan PPS.

Baca Juga :   Peduli Sosial, Priamanaya Group Benahi Jembatan Desa Kebur

“Kami berharap dapat memberikan keyakinan, memberikan jaminan kepada masyarakat umum dan seluruh steakholder pemangku kepantingan bahwa apa yang kita kerjakan, apa yang telah kita upayakan ini untuk memperbaiki demokrasi yang ada di daerah kita,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muratara Ardianto mengatakan, sejauh ini untuk perekrutan PPK oleh KPU sudah mengikuti Regulasi yang sebenarnya tapi intrik-intrik yang ada ataupun laporan yang masuk ke pihaknya tetap ditindak lanjuti.

“Kami menindaklanjuti barang itu dengan dasar meminta klarifikasi dari pihak KPU,” kata Ardianto.

Ia berharap anggota PPK yang dilantik dapat bekerja ekstra, karena porsi PPK itu dikurangi dari 5 orang menjadi 3 orang.

“Karna aturan undang-undang yang menegas itu, Kita mengharapkan dari kawan-kawan PPK yang sebelumnya 5 orang menjadi 3 orang. Walaupun hanya 3 orang tapi spirit kerjanya tidak kurang dari 5 orang,” ujarnya. (snd)







Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Pemkab OKI Targetkan Indeks Pembangunan Statistik Meningkat

Kayuagung, KoranSN Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) di wilayah ini meningkat. Upaya …

error: Content is protected !!