22 November, Maher Zain Sambangi Palembang

Promotor Maher Zain, Adep Husni saat memberikan keterangan pers. (foto-antaranews)

Palembang, KoranSN

PT. Langit Biru Maharaya dan Sound Rhythm, menggelar konser music Nasyid & Gambus bertajuk, “Konser Silahturahmi Maher Zain bersama Wali Band, Fatin Shidqia Lubis, Sabyan Gambus, dan Fadly Rindra & Friends”.

Rangkaian tur Maher Zain & Friends di Indonesia akan dimulai pada 9 November 2019 di Jakarta. Kemudian dilanjutkan ke Bandung, Solo, Surabaya, Medan, Palembang, dan berakhir di Makassar pada 27 Nobember 2019.

Untuk Kota Palembang sendiri, konser ini akan diadakan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jumat, 22 November 2019 mendatang.

CEO PT Langit Biru Maharaya dan Sound Rhythm sekaligus promotor konser, Adep Husni mengatakan konser ini bertajuk silaturahmi, religi dan amal, karena sebagian penghasilan konser akan disumbangkan kepada korban bencana alam, termasuk korban kabut asap yang saat ini melanda sebagian wilayah Indonesia.

Baca Juga :   UangTeman Luncurkan Produk Cicilan

“Untuk pembelian tiket online kita sudah bekerjasama dengan tiket.com, sementara bagi yang ingin membeli tiket secara off line bisa mengunjungi PIC yang sudah kita tunjuk di kota masing-masing. Untuk di Kota Palembang bisa juga menghubungi Beston Hotel,” terang Adep dalam keterangan persnya di Hotel Beston Palembang, Rabu (2/10/2019).

Untuk tiket sendiri kata Adep, pihaknya menyediakan tiga kategori, silver Rp 500.000, gold Rp 750.000 dan platinum Rp 1.000.000. “Semua harga tiket itu diluar pajak,” katanya.

Baca Juga :   Menikah di The Zuri Hotel Hanya Rp 185 Ribu/pax

Mengenai di pilihnya Palembang sebagai salah satu kota digelarnya konser Maher Zain & friends, menurut Ade, Palembang dipilih karena keunikannya, selain juga untuk membantu mempromosikan Kota Palembang ke kancah nasional.

“Saya asli Palembang, besar di Palembang, dan sekolah pun di Palembang. Sebagai putra daerah, saya merasa bertanggungjawab untuk mempromosikan Kota Palembang. Selain itu untuk mematahkan isu yang ada sebelumnya jika Palembang tidak cocok untuk digelar konser musik,” ungkap Adep. (awj)’

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Digitalisasi Program Kartu Prakerja Dapat Minimalkan Praktik Korupsi

Jakarta,KoranSN Co-Founder Katadata Insight Center Metta Dharmasaputra menilai pelaksanaan program Kartu Prakerja melalui digitalisasi bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.