23,5 Hektar Lahan Gambut di PALI dan Ogan Ilir Terbakar





Tim BPBD bersama TNI saat memadamkan api yang membakar lahan di Desa Prambatan Kecamatan Abab PALI. Akibat kejadian ini lahan gambut milik masyarakat seluas 20 hektar terbakar. (foto-bpbd sumsel)

PALI, KoranSN

Lahan gambut seluas 23,5 hektar yang lokasinya berada di dua kabupaten, yakni PALI dan dan Ogan Ilir terbakar. Adapun titik lokasi lahan yang terbakar yakni; 20 hektar lahan terbakar di Desa Prambatan Kecamatan Abab PALI dan 3,5 hektar lahan terbakar di Desa Suak Batok Indralaya Utara serta di Desa Muara Baru Pemulutan Ogan Ilir.

Kabid Penanggulangan Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumsel, Ansori, Minggu (14/5/2019) mengatakan, untuk kebakaran lahan gambut yang terjadi di PALI dan Ogan Ilir tersebut semuanya terjadi, Sabtu kemarin (13/7/2019). Namun untuk di PALI, api yang membakar lahan hingga Mingu sore belum juga dapat dipadamkan.

“Adapun lokasi kebakaran lahan di PALI ini berada di Desa Prambatan Kecamatan Abab yang luas lahan terbakar sekitar 20 hektar. Lahan yang terbakar ini merupakan lahan gambut milik masyarakat yang terletak di pinggir jalan di dekat kebun sawit PT GBS. Dalam pemadaman api, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten PALI bersama TNI dan Tim PT GBS bersama-sama melakukan pemadaman,” ungkapnya.

Baca Juga :   KPK Geledah Sejumlah Kantor Dinas Pemprov Jatim di Surabaya

Masih dikatakanya, sedangkan untuk kebakaran lahan di Kabupaten Ogan Ilir terjadi di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara dan di Desa Muara Baru Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir. Dari dua desa ini, adapun luas lahan yang terbakar yakni 3,5 hektar terdiri dari; 1 hektar lahan terbakar di kawasan Desa Suak Batok dan 2,5 hektar lahan yang terbakar di kawasan Desa Muara Baru.

“Untuk kebakaran lahan di dua desa di Ogan Ilir tersebut, apinya sudah berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh tim darat dari personil BPBD Ogan Ilir, Manggala Agni, Babinsa Kodim 0402, Polres Ogan Ilir dan Satgas Desa,” tandasnya.

Terpisah, Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar mengatakan, api muncul pertama kali di lahan tidur atau lahan gambut di Desa Prambatan Kecamatan Abab, Sabtu kemarin (13/7/2019) pukul 09.00 WIB. Akibatnya, 20 hektare lahan gambut terbakar dan hingga Minggu sore (14/7/2019) api masih dilakukan upaya pamadaman oleh Tim Terpadu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI dibantu pihak Koramil dari petugas dari PT GBS.

Baca Juga :   Pembobol ATM Lintas Provinsi di Sumsel Ditangkap

Menurutnya, untuk lokasi lahan gambut yang terbakar di PALI, tidak jauh dari tempat pengepul PT GBS di Desa Prambatan Kecamatan Abab.

“Api sempat kita blok, sehingga tidak menyebar. Api tidak bisa kita padamkan dengan cepat karena muncul di lahan gambut. Awalnya kita padamkan api sampai Sabtu malam dan dilanjutkan hari ini (kemarin),” ungkap Junaidi Anuar.
Menurut Junaidi, sedikitnya 50 personil dikerahkan untuk memadamkan api tersebut terdiri dari 15 orang personil BPBD, 15 orang TNI dan 20 orang dari perusahaan PT GBS. Dalam pemadaman api ini pihaknya tidak begitu memiliki kendala, lantaran sumber air yang tidak jauh dari lokasi.

“Untuk mobil pompa yang kita kerahkan berjumlah ada delapan unit, baik kapasitas besar dan kecil. Kemudian dibantu enam unit mobil pompa pihak perusahaan GBS,” ujarnya.

Saat ini lanjut dia, pihaknya masih fokus dalam memadamkan api melalui jalur darat. Namun jika pemadaman masih sulit diatasi maka pihaknya akan meminta bantuan pihak BPBD Provinsi.

“Tidak menutup kemungkinan jika api sulit dipadamkan kita minta bantuan water boombing untuk melakukan pemadaman dari udara ke BPBD Provinsi. Untuk saat ini kita juga belum mengetahui api muncul dari mana dan diakibatkan oleh apa, sebab hal itu akan terus diselidiki. Namun sejauh ini kita masih fokus pemadaman,” ungkapnya. (ded/ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Terus Perdalam Penyidikan Dugaan Kasus Korupsi Aktivitas Tambang Batu Bara

Palembang, KoranSN Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel terus memperdalam penyidikan dugaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!