24 Prajurit Mali Tewas Akibat Serangan Terhadap Patroli Militer

Dokumen foto tentara penjaga perdamaian di bawah Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensional Perserikatan Bangsa-Bangsa di Mali (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Mali/MINUSMA) yang dibentuk berdasarkan Resolusi 2100 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada 25 April 2013. (Foto-Antaranews)

Bamako, KoranSN

Sebanyak 24 prajurit Mali tewas dan 29 lainnya terluka dalam serangan terhadap patroli militer di Mali utara pada Senin (18/11/2019), dimana 17 gerilyawan juga ikut tewas, menurut juru bicara militer, Selasa (19/11/2019).

Negara Afrika Barat itu masih trauma akibat serangan terhadap pos militer yang menewaskan 54 orang pada awal November, salah satu serangan paling mematikan terhadap militernya baru-baru ini.

Baca Juga :   Putin: Situasi di Idlib "Terkendali"

Peristiwa itu menyoroti tingginya jangkauan, dan kecanggihan kelompok bersenjata yang aktif di kawasan tersebut.

Patroli Mali yang diserang pada Senin berada di Tabankort, kawasan Gao, saat operasi gabungan dengan Niger melawan gerilyawan terjadi di dekat perbatasan.

“Selama serangan ini, 24 pasukan Mali tewas dan 29 lainnya terluka serta peralatan militer rusak. Sementara itu, di pihak musuh 17 orang tewas dan sejumlah lainnya ditangkap,” kata juru bicara militer, Diarran Kone.

Pihak berwenang belum mengungkap siapa penyerangnya atau mengidentifikasi dari kelompok mana mereka berasal.

Baca Juga :   Taliban Pelaku Bom Bunuh Diri Serang Kantor Polisi

Dari benteng yang berada di Mali, kelompok yang berafiliasi dengan Alqaida dan ISIS mampu menyebar ke seluruh Sahel, mengacaukan sejumlah wilayah di Niger dan Burkina Faso.

Pada musim gugur ini kekerasan melonjak dengan besarnya kerugian militer dan sipil di Mali dan Burkina Faso. (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Indonesia-Australia akan Kirim Pasukan Pemelihara Perdamaian ke Mali

Jakarta, KoranSN Indonesia dan Australia tengah mematangkan rencana untuk pengerahan bersama (co-deployment) pasukan pemelihara perdamaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.