3 Pasien Corona di Sumsel Meninggal Dunia

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri.(foto-humas pemprov sumsel)

Palembang, KoranSN

Tiga orang pasien positif Covid-19 atau virus corona, Kamis (25/6/2020) meninggal dunia. Adapun ketiga pasien meninggal tersebut, yakni; Prabumulih 1 orang, Banyuasin 1 orang dan Musi Banyuasin (Muba) 1 orang. Demikian dikatakan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri.

Menurutnya, dengan adanya penambahan tiga warga yang meninggal dunia tersebut maka total pasien meninggal dunia yang dinyatakan terpapar virus corona di Sumsel kini menjadi 78 orang.

“Untuk jumlah pasien meninggal dunia di Sumsel, sejauh ini masih diangka 4 persen atau lebih rendah dari angka nasional yang berada di atas 5 persen,” ujarnya.

Masih dikatakannya, jika jumlah total pasien meninggal dunia dan jumlah pasien sembuh merupakan kasus yang telah selesai.

“Kalau untuk jumlah pasien sembuh secara keseluruhan di Sumsel hingga saat ini kan jumlahnya 913 orang. Sehingga jika jumlah sembuh tersebut ditambahkan dengan 78 orang pasien meninggal dunia maka kasus yang selesai sebanyak 991. Artinya, dari 1.893 jumlah total kasus Covid-19 di Sumsel, kini masih ada 902 kasus yang para pasiennya sedang dalam proses perawatan dan penyembuhan,” jelasnya.

Baca Juga :   Unitas Palembang Tuan Rumah Pertemuan Dosen Ilmu Pemerintahan

Lebih jauh diungkapkannya, sedangkan untuk total jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sumsel hingga saat ini jumlahnya mencapai 8.166 orang. Dari jumlah tersebut, 6.585 ODP sudah selesai dipantau, dan 1.581 ODP masih dalam pemantauan.

“Kemudian jumlah total secara keseluruhan untuk pasien dalam pengawasan (PDP), yakni 882 orang. PDP yang telah selesai sebanyak 442 orang, dan PDP yang masih dalam pengawasan di Sumsel berjumlah 440 orang,” paparnya.

Lanjut Yusri, dikarenakan saat ini Sumsel telah menerapkan new normal maka pihaknya selaku Gugus Tugas menghimbau masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dimanapun berada.

Baca Juga :   Irjen Prof Eko Religius, Tegas dan Disiplin

“New normal yang kini dilakukan membuat semua tempat termasuk pariwisata, tempat hiburan, dan tempat penjual makanan semuanya sudah dibuka. Untuk itulah masyarakat harus menjalankan protokol kesehatan dengan cara selalu pakai masker dan menjaga jarak serta jangan berdesak-desakan. Kemudian bagi pemilik usaha baik itu tempat wisata, tempat hiburan dan tempat jualanan makanan dihimbau untuk menyediakan peralatan cuci tangan. Sehingga warga yang datang dapat lebih dulu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir,” pungkasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dodi Reza Bakar Semangat Peserta LK II HMI Sumbagsel

Palembang, KoranSN Puluhan peserta Intermediate Training (LK II) Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Himpunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.