300 Pengemudi Ketek Dibekali Surat Kecakapan







Walikota Palembang, H Harnojoyo saat memberikan surat kecakapan kepada operator kapal ketek. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Guna meningkatkan pariwisata sungai yang bertaraf internasional serta mempersiapkan angkutan sungai yang aman dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang memberikan bekal surat kecakapan kepada 300 pengemudi kapal ketek untuk mengantar para tamu, baik lokal maupun mancanegara berkeliling Sungai Musi menjelang Asian Games 2018 mendatang.

Walikota (Wako) Palembang, H Harnojoyo mengatakan, dengan diberikannya surat ini siapa saja pengemudi ketek bisa lebih terdata. Surat ini dilengkapi dengan nomor registrasi pelampung dan keteknya. Jadi, surat ini sifatnya semacam surat izin mengemudi (SIM).

“Tadi kita sudah memberikan sebanyak 300 surat kecakapan kepada pengemudi ketek yang tergabung dalam Forum Paguyuban Pengemudi Ketek (FP2K) Palembang dengan harapan setelah diberikannya surat tersebut kita gratiskan selama lima tahun,” ungkapnya usai acara sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Operator Kapal Dalam Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan Danau di Kampung Kapitan Kawasan 7 ulu Palembang, Senin (10/7)

Baca Juga :   Kemenkumham Sumsel Gandeng Kemenpan RB Bahas Penyederhanaan Birokrasi

Menurut Harnojoyo, baik buruk Sungai Musi ini tergantung dari pengemudi ketek. Tidak lama lagi Kota Palembang akan mengadakan event besar berskala internasional, jadi banyak tamu nantinya akan berkunjung dan menikmati pariwisata seperti transportasi sungai.

“Harapannya kedepan pengemudi ketek agar transparan dengan menentukan tarif untuk mengantar para tamu baik lokal maupun mancanegara untuk bertujuan ke tempat destinasi wisata di pinggiran sungai musi. Para tamu nantinya akan banyak menaiki transportasi sungai ini karena sungai musi adalah icon Kota Palembang,” ujarnya.

Masih kata Harnojoyo, untuk memberikan kesan yang baik kepada para tamu yang hadir di Kota Palembang, pihaknya kedepan akan mengatur dan menentukan tarif angkutan ketek agar para tamu tidak dibohongi oleh oknum yang mencoba memanfaatkan keadaan.

“Nanti kita akan coba menerbitkan Perwali dengan menentukan tarif angkutan sungai. Hal ini juga menanamkan kesan pertama yang baik untuk para tamu, pengemudi ketek juga jangan seenaknya menentukan tarif, karena kalau tamu sudah kecewa yang rugi juga mereka dengan berkurangnya penumpang ketek,” imbuhnya.

Baca Juga :   Amerika Serikat Lirik Potensi Sumsel

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palembang, Kurniawan mengatakan, di Kota Palembang sendiri sebenarnya lebih dari 300 operator kapal ketek. Namun, pihaknya baru memberikan kepada 300 pengemudi yang sudah memenuhi syarat. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan angkutan sungai yang aman dan nyaman.

“Dari 300 operator kapal ketek tersebut, mereka semuanya sudah memenuhi syarat, untuk yang lain kenapa belum diberikan surat kecakapan mungkin persyaratannya belum lengkap, seperti tidak memiliki KTP dan berdomisili diluar kota,” ujarnya.

Menurutnya, guna meningkatkan pariwisata sungai yang bertaraf internasional, setiap operator ketek diberikan sosialisasi jaminan keselamatan pada transportasi sungai dan kedepan akan difasilitasi dengan alat keselamatan seperti pelampung. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Manfaatkan Momen Idul Adha: Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan Hewan Qurban

Palembang, KoranSN Memaknai Hari Raya Idul Adha sebagai moment berbagi untuk sesama, Bank Sumsel Babel …

error: Content is protected !!