Pedagang Kue Lebaran Mulai Membludak



Tampak pembeli mengerumuni pedagang kue di pasar tradisional Pendopo. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Pada H-7 lebaran, pedagang kue khas lebaran sudah membludak memenuhi pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Pantauan Suara Nusantara, puluhan pedagang kue lebaran berjajar penuhi pasar ikon Kabupaten PALI itu.

Momen jelang lebaran ini memang menjadi ajang mendulang rejeki bagi pedagang musiman yang menjajakan berbagai macam kue khas lebaran yang di dominasi kue-kue kering, sebab pengunjung akan menyerbu pedagang kue ketika lebaran sudah dekat.

Roidah (34) misalnya, salahsatu pedagang kue asal Talang Ubi ini mengaku sudah lima kali lebaran dirinya berjualan kue kering khas lebaran di pasar Inpres Pendopo,dirinya mengaku puncak pengunjung pasar yang berburu kue lebaran saat H-3 sampai H-1.

“Sekarang masih biasa-biasa saja, belum terlalu ramai pembeli, biasanya tiga hari sebelum lebaran pembeli akan ramai,” ungkap Roidah, Senin (19/6/2017).

Baca Juga :   HNU Tandatangani MoU Idul Adha & Sekolah di Masa Pandemi

Masalah harga, diakuinya ada sejumlah jenis kue yang mengalami kenaikan, sebab harga bahan pokok pembuatan kue tersebut mengalami lonjakan.

“Seperti kue yang banyak menggunakan telur dipastikan naik harganya, tetapi tidak terlalu tinggi. Namun, kue-kue jenis kacang-kacangan tidak ada yang naik, sebab harganya stabil,” jelasnya.

Membludaknya pedagang kue lebaran dengan beraneka ragam jenisnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI bakal mewaspadai masuknya kue yang mengandung bahan pengawet maupun bahan pewarna pakaian.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinkes PALI, Lydwirawan bakal menurunkan tim untuk mengambil sampel kue-kue lebaran yang selanjutnya bakal dikirim ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan untuk agar masyarakat PALI terhindar dari bahan berbahaya.

Selain itu, Kadinkes menghimbau masyarakat PALI agar teliti dalam memilih makanan atau kue saat sambut hari raya Idul Fitri.

Baca Juga :   Alex Noerdin Dapat Gelar Pangeran Natadiraja Utama

“Masyarakat harus mewaspadai adanya makanan atau kue yang di jajakan untuk sambut lebaran, siapa tahu mengandung bahan berbahaya. Teliti sebelum membeli serta perhatikan kue yang akan di beli. Jangan memilih kue yang warnanya terlalu mencolok serta berbau menyengat atau sudah tengik, agar keluarga kita terhindar dari makanan yang mengandung pengawet maupun pewarna pakaian sekolah yang bisa membahayakan kesehatan kita,” himbaunya. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Jamin Kebutuhan Makan dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran Desa Pemulutan

Ogan Ilir, KoranSN Dalam Safari Jumat yang dilakukan Gubernur Sumsel, H Herman Deru di Masjid …