35 Unit Rumah Rusak Kena Angin Kencang

Wabup Lahat dan Rombongan Sambangi Lokasi Korban Angin Kencang. (foto-robby/koransn.com)

Lahat, KoranSN

Musibah bencana alam angin kencang yang terjadi Senin (17/4/2017) sekirat pukul 17.30 wib kemarin masih menyisakan duka tersendiri, terutama bagi warga desa yang rumahnya menjadi korban kerusakan disebabkan sapuan angin itu. Mendengar hal tersebut, kemarin (18/4/2017) pagi rombongan Pemkab Lahat dipimpin Wakil Bupati (Wabup), Marwan Mansyur SH MM, anggota DPRD Dapil setempat dan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyambangi lokasi kejadian. Seperti diketahui terakhir, untuk korban kerusakan rumah warga bertambah menjadi berjumlah 35 unit, dengan kerusakan bervariatif.

Kapolsek Kikim Tengah, AKP BL Telaubanua mengatakan, pihaknya dibantu pemerintahan desa dan kecamatan akhirnya mendata kembali jumlah korban, khususnya materi hingga didapatilah angka tersebut diatas.

Baca Juga :   Dennis Admaja, Pemain Terbaik Alex Noerdin Cup OKU Selatan

“Benar, pagi ini, Wabup dan rombongan sudah tiba dilokasi kejadian, serta berbincang dengan segenap warga yang ada. Dijanjikannya, dalam waktu dekat, bagi korban dilapangannya akan mendapatkan bantuan,” tukas Telaubanua.

Sementara, Wabup Marwan disela bincangnya dengan warga setempat mengajak kepada segenap warga desa untuk bisa bersabar, terutama yang menjadi korban. Semuanya adalah ketentuan alam, dan memang saat ini wilayah kita tengah rawan turun hujan lebat dan juga disertai hembusan angin kencang.

“Kami disini juga ikut peduli dan prihatin dengan kondisi dilapangannya. Semoga seluruh warga desa, khususnya yang menjadi korban bisa tetap sabar, yakinlah bahwa kami mewakili Pemkab Lahat dan pihak terkait lainnya juga peduli atas musibah yang menimpa kalian ini,”beber Marwan.

Baca Juga :   Mahasiswa Desak DPRD OKI Buktikan Janji Kampanye

Ia berharap pihak berwenang di tingkat desa atau di kecamatan untuk sesegera mendata yang menjadi korban bencana alam lengkap pula dengan data kerusakan yang ada. Sehingga bisa dilaporkan ke pihak Pemkab, kemudian ditindaklanjuti BPBD mengenai besaran, jumlah atau bentuk bantuannya.

“Kita akan data kembali, dan kedepan dalam waktu yang tak lama, akan kita upayakan pencairan bantuan yang ada,”tegasnya. (rob)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tuntaskan Pembangunan Jembatan Ogan IV yang Sempat Mangkrak

Baturaja, KoranSN Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menyelesaikan sejumlah proyek fisik yang tak …