36 Narapidana di El Salvador Terinfeksi Virus Corona

Seorang prajurit berjaga di pos pemeriksaan saat operasi gabungan polisi dan tentara, sebagai bagian dari langkah keamanan untuk menjaga warga agar tidak masuk ke pusat kota saat karantina di seluruh negeri untuk membatasi penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di San Salvador, El Salvador. (foto-antaranews)

Mexico City, KoranSN

Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona, menurut otoritas kesehatan setempat pada Senin (25/4/2020).

Otoritas mengatakan, protokol kesehatan dan isolasi ketat akan diterapkan untuk menghentikan penyebaran virus di fasilitas itu.

Sejumlah 25 narapidana didiagnosis di sebuah penjara, yang dihuni oleh lebih dari 1.200 narapidana di wilayah San Vicente, kata Osiris Luna, direktur sistem penjara negara itu, dalam konferensi pers pada Senin (25/5/2020).

Baca Juga :   Hong Kong Masuki Masa Krisis Karena Aksi Protes Belum Mereda

Sementara itu, penjara Quezaltepeque dekat ibu kota, yang menampung 1.980 tahanan, melaporkan 11 kasus, ia menambahkan.

“Kami sudah mulai merawat dan mengisolasi orang-orang ini. Ada area untuk isolasi di setiap penjara,” kata Luna.

Kondisi di penjara-penjara Salvador telah berada di bawah pengawasan yang lebih besar setelah pemerintah pada April merilis foto-foto mengejutkan, terkait ratusan anggota geng yang dipenjara, ditelanjangi, dan ditindas, hingga menuai kritik keras dari kelompok-kelompok pembela hak asasi manusia.

Foto-foto itu diterbitkan setelah lonjakan pembunuhan pada April mendorong Presiden Nayib Bukele memperketat tindakan keamanan di penjara bagi anggota geng, termasuk anggota dari kelompok-kelompok bersaing, Mara Salvatrucha (MS-13) dan Ward 18, di sel yang sama.

Baca Juga :   Indonesia Minta China Selidiki Lebih Lanjut Kondisi Kerja Kapal Ikan

Penjara Quezaltepeque, yang menampung anggota geng, tunduk pada langkah-langkah keamanan baru. Langkah-langkah itu tidak diterapkan di fasilitas San Vicente.

El Salvador melaporkan total 35 kematian dan 1.983 kasus COVID-19 pada Senin (25/5/2020). (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

10.000 Lebih Gerilyawan Suriah Bertempur di Libya

Damaskus, KoranSN Lebih dari 10.000 gerilyawan Suriah dukungan Turki bertempur di Libya bersama pemerintah Libya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.