4 Tersangka Dugaan Korupsi Tugu Perbatasan Kota Palembang Dijebloskan ke Penjara





Empat tersangka dugaan korupsi pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang saat dilimpahkan ke Kejari Palembang. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Empat tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang yang berlokasi di Jakabaring, Rabu (17/6/2019) dijebloskan Jaksa Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palembang ke penjara Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo Palembang.

Adapun empat tersangka tersebut yakni; Kasi Tata Bangunan PUCK Palembang ‘KH’, dua kontraktor pembangunan tugu perbatasan di Jakabaring ‘AT’ dan ‘IC’ serta ‘AS’ selaku konsultan pengawas pembangunan tugu perbatasan di Jakabaring.

Penahanan dilakukan setelah keempat tersangka dan barang bukti diserahkan oleh Penyidik Unit Pidkor Sat Reskrim Polresta Palembang ke Kejari Palembang dalam rangka tahap dua usai berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.

Pantauan di lapangan, dengan pengawalan penyidik Unit Pidkor Sat Reskrim Polresta Palembang, keempat tersangka tiba di Kejari Palembang sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam penyerahan para tersangka tersebut tampak penyidik juga membawa boks berisi sejumlah barang bukti berkas.

Setibanya di Kejari Palembang, keempat tersangka menjalani pemeriksaan di ruang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palembang. Kemudian sekitar pukul 13.35 WIB, keempat tersangka dengan langkah yang cepat keluar dari ruangan pemeriksaan untuk dibawa jaksa ke Rutan Pakjo Palembang.

Baca Juga :   KPK Dalami Aliran Uang ke Pihak Lain Kasus Proyek di Kementerian PUPR
Kasi Tata Bangunan PUCK Palembang ‘KH’ (berkaca mata) salah satu tersangka dugaan korupsi pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang saat dilimpahkan ke Kejari Palembang. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Tampak saat keempat tersangka menuju mobil yang disiapkan oleh jaksa untuk membawa para tersangka ke rumah tahanan, salah satu tersangka yakni ‘KH’ selaku Kasi Tata Bangunan PUCK Palembang menghindari jepretan kamera wartawan dengan menutupi wajahnya menggunakan map.

Kasubsi Penuntutan Pidsus Kejari Palembang, Hendy mengatakan, setelah keempat tersangka dilimpahkan oleh penyidik kepolisian maka langkah yang dilakukan pihaknya yakni menahan keempat tersangka di Rutan Pakjo Palembang guna persidapan persidangan yang nantinya akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang.

“Keempat tersangka tersebut yakni; Kasi Tata Bangunan PUCK Palembang ‘KH’, dua pihak kontraktor pembangunan tugu perbatasan di Jakabaring ‘AT’ dan ‘IC’ serta ‘AS’ selaku konsultan pengawas pembangunan. Keempat tersangka ini kami tahan di Rutan Pakjo,” tegasnya.

Masih dikatakan Hendy, dalam perkara ini keempat tersangka diduga telah melakukan mark-up dalam pembangunan Tugu Perbatasan Kota Palembang tahun 2013 yang berada di Jakabaring sehingga menimbulkan kerugian negara.

Baca Juga :   Angkot Terbang di Fly Over, Truk Kontainer Tabrak Pagar Jembatan Musi II

“Akibat perbuatan keempat tersangka ini, negara mengalami kerugian Rp 505 juta dari proyek pembangunan Tugu Perbatasan Kota Palembang di Jakabaring, yang pagu anggaran pembangunannya senilai Rp 1 miliar lebih,” ungkapnya.

Lanjutnya, dalam dugaan kasus ini keempat tersangka disangkakan Pasal Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 9 Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Kanit Tipidkor Polresta Palembang, Iptu Hamsal mengungkapkan, dalam dugaan kasus ini ada dua dari empat tugu perbatasan Kota Palembang yang diduga dalam pembangunannya terjadi tindak pidana korupsi.

“Adapun dua tugu yang diduga dalam pembangunannya terjadi tindak pidana korupsi, yakni Tugu Perbatasan Kota Palembang yang berada di Jakabaring dan Tugu Perbatasan Kota Palembang di Tanjung Api-Api. Nah, kalau untuk keempat tersangka yang kami serahkan ke jaksa, yakni terkait Tugu Perbatasan Kota Palembang di Jakabaring, kalau untuk Tugu Perbatasan di Tanjung Api-Api masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Lebih jauh Hamsal mengungkapkan, proyek pembangunan Tugu Perbatasan Kota Palembang di Jakabaring tersebut dibangun menggunakan dana APBD tahun 2013.

“Berdasarkan audit dari BPK RI Perwakilan Sumsel, adapun kerugian negara yang terjadi dalam proyek pembangunan Tugu Perbatasan Kota Palembang di Jakabaring, yakni senilai Rp 505 juta,” pungkas Hamsal. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penjual Telur Gulung yang Hanyut di Sungai Ogan Ditemukan Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Asep (29), penjual telur gulung yang sebelumnya hanyut dan tenggelam di Sungai Ogan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!