Hernoe Roesprijadji Tetap Komitmen Wujudkan Palembang Hebat



Bakal calon Walikota Palembang Hernoe Roesprijadji saat mengembalikan formulir di DPC PKB Palembang. (foto dok-anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Bakal Calon Walikota Palembang, Hernoe Roesprijadji mengaku tetap konsisten untuk mewujudkan program yang diusungnya, ‘Palembang Hebat’ meski nanti pada akhirnya batal maju pada pilkada Kota Palembang tahun 2018 mendatang.

Sebagaimana diketahui, partai yang digadang-gadang akan mengusungnya di Pilkada Palembang, yakni PKB, sudah memastikan mengusung calon incumbent, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda, bahkan PKB sudah mendeklarasikan dukungannya, Minggu (29/10/2017) lalu.

“Dari hasil konsultasi dengan berbagai tokoh kyai Nahdlatul Ulama yang ada di Kota Palembang dan Sumatera Selatan, kami sebagai Kader Nahdlatul Ulama komitmen akan terus melakukan komunikasi politik dengan semua pihak sebagai proses politik untuk kemashalatan umat. kami akan terus mengkonsolidasikan struktural dan kultural serta banom – banom Nahdlatul Ulama Kota Palembang untuk bekerja bersama rakyat di akar rumput untuk mendorong perubahan Kota Palembang,” ungkap Hernoe dalam keterangan persnya, Selasa (31/10/2017).

Hernoe juga mengajak seluruh relawan, simpatisan, dan masyarakat yang tergabung dalam tim Palembang Hebat untuk terus bekerja, menghimpun dan menyerap aspirasi masyarakat Palembang untuk mengawal cita–cita politik Palembang Hebat sebagai jalan kesejahteran dan kemakmuran bersama.

“Ketiga hal tersebut didasari oleh niat dan perjuangan kami dalam berikhtiar guna melaksanakan amanah dan berupaya untuk mengatasi berbagai problem kota Palembang,” kata Hernoe.

Menurut Hernoe, sejumlah masalah yang harus dihadapi Kota Palembang saat ini, diantaranya soal kesempatan/lowongan kerja, hal ini berkaitan erat dengan tingkat kemiskinan di Kota Palembang. Berdasarkan data statistik yang disampaikan BPS pada 2016, tingkat kemiskinan kota Palembang berada pada angka 12,93% dan 9,52% penduduk usia produktif menganggur.

Baca Juga :   Pembangunan Pembangkit Mulut Tambang di Sumsel Panen Masalah

“Kemudian, permasalahan Kesehatan, dan kerawanan sosial serta keamanan. Berdasarkan data yang dilaporkan oleh BPS dalam Palembang Dalam Angka 2016 menyebutkan bahwa tingkat kriminalitas mengalami peningkatan cukup signifikan sebanyak 2.944 kasus dibanding sebelumnya yakni 12.049 kasus,” ujarnya.

Permasalahan lainnya yang harus dipecahkan kata Hernoe, adalah fasilitas dan infrastruktur pembangunan yang belum merata. “Warga masyarakat yang berada dipinggiran kota belum sepenuhnya merasakan dampak positif dari pembangunan yang kini sedang digalakan oleh pemerintah kota Palembang,” pungkasnya. (awj)

 

 



Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Figur Calon Banyumas 1 Mulai Hangat Didiskusikan

Banyumas, KoranSN Jelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, muncul beberapa nama figur calon …

error: Content is protected !!