45 Artis dan 100 Model Masuk Jaringan Prostitusi Online

Vanessa Angel. (foto-net/vivanews.com)

Surabaya, KoranSN

Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur menemukan sedikitnya 45 nama artis dan seratus model yang masuk dalam kendali tersangka muncikari berinisial ES dan TN.

Selain pesinetron macam Vanessa Angel atau VA dan model seperti Avriellia Shaqqila atau AS, puluhan artis lain fokus di pekerjaan lainnya, di antaranya penyanyi dangdut.

Ke-45 nama artis itu di bawah kendali bisnis prostitusi yang dijalankan oleh tersangka ES. Tersangka sudah melakoni bisnis haramnya itu sejak tahun 2017 lalu. Sayang, hingga kini polisi masih merahasiakan nama-nama mereka, termasuk inisialnya.

“Tunggu dulu,” kata Kepala Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi, Senin (7/1/2019).

Namun, Harissandi tak menampik bahwa beberapa di antara puluhan artis itu berprofesi sebagai penyanyi dangdut. “Ada artis, ada penyanyi dangdut, ada model, nanti kita cek dulu, sabar,” ujar Harissandi.

Baca Juga :   Pemerintah Selidiki Dugaan Desa Fiktif

Pengusaha Pemakai Jasa VA Bernama Riyan Di sisi lain, Harissandi mengatakan, pria pengguna jasa prositusi Vanessa Angel yang bernama Riyan merupakan pengusaha sukses.

Riyan diketahui merupakan pengusaha tambang pasir di Lumajang. Tak hanya itu, Riyan juga punya usaha lainnya.

Riyan digambarkan Harissandi masih muda dan lajang, tinggal di Jakarta. “Keturunan Tionghoa. Dia sering mondar-mandir Jakarta-Surabaya. KTPnya Jakarta Pusat,” katanya kepada wartawan di Markas Polda Jatim, Surabaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, enggan mengungkapkan siapa sebenarnya pengusaha yang memesan layanan prostitusi dan menggunakan jasa VA atau AS. Alasannya untuk kepentingan penyidikan. “Jangan ganggu dulu proses penyidikan,” ucapnya.

Diketahui, kasus ini bermula ketika polisi menggerebek aktris Vanessa Angel atau VA saat melayani syahwat pria pemesannya di salah satu hotel di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu siang, 5 Januari 2019. Tarif VA dalam jasa kencan itu disebut polisi Rp80 juta.

Baca Juga :   Andi Arief Ajukan Mundur dari Wasekjen Partai Demokrat

Selain VA, polisi juga mengamankan Avriellia Shaqqila atau AS. Dia juga menjalani transaksi seksual dengan kesepakatan harga Rp25 juta sekali kencan. Dalam kasus itu, polisi menetapkan dua tersangka, yakni ES dan TN. Keduanya disangka sebagai muncikari VA dan AS. (vivanews)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ilham Bintang: Wartawan Harus Jaga Jarak Dalam Kontestasi Pilkada

Jakarta, KoranSN Dewan Kehormatan PWI Pusat kembali mengingatkan pentingnya media dan wartawan aga menjaga jarak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.