450 CJH Jambi Terbang Dari Palembang





DSC_0994
Calon Jamaah haji asal palembang sedang melakukan manasik haji. (foto/ferdinand)

Palembang, SN
Akibat jarak pandang kabut asap tebal di Bandara Sultan Thaha Syaifudin (STS) Provinsi Jambi tidak memungkinkan untuk pesawat mendarat, sebanyak 450 Jamaah Calon Haji (CJH) kloter pertama Provinsi Jambi akhirnya harus diberangkatkan melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Selasa (8/9) malam.

Meski diberangkatkan dari SMB II, JCH asal Jambi tersebut tetap diterbangkan ke Jeddah melalui Bandara Internasional Hang Nadim, embarkasi Batam
Kasubag Informasi dan Humas Kemenag Sumsel, Saefudin mengatakan JCH asal Provinsi Jambi kloter 1 akan diberangkatkan dari Bandara SMB II dikarenakan adanya gangguan penerbangan yang disebabkan dampak dari kabut asap yang juga menyelimuti Provinsi Jambi. Alhasil, kabut tersebut pun mengganggu aktivitas penerbangan di bandara STS Jambi.

“Jadi, 450 jamaah untuk kloter pertama provinsi Jambi ini harus menempuh perjalanan terbang ke Batam melalui Palembang dulu, selanjutkan pihak embarkasi batam akan langsung menerbangkan rombongan ke Jeddah,” katanya, kemarin.

Saefudin mengatakan, jamaah asal Jambi diberangkatkan dari Palembang akibat kabut asap yang menyelimuti kota Jambi dan membuat Bandara Sultan Thaha Jambi juga ditutup.
“Makanya untuk jamaah kloter 1 ini berangkat dari Palembang karena bandara di Jambi belum bisa beroperasional,” tuturnya.

Lanjut dikatakannya, para JCH akan diberangkatkan pada tengah malam nanti. Rombongan JCH Jambi ke Palembang harus menempuh perjalanan darat melalui bus memakan waktu 6-7 jam.
“Setelah para jamaah sampai di Palembang, langsung berangkat menuju embarkasi Batam,” imbuhnya.

Baca Juga :   Satu Tahun Pimpin NasDem Lubuklinggau, Yoppy Karim Klaim Sudah Memberikan Dampak Positif Untuk Masyarakat

Saefudin mengaku, sampai saat ini pihaknya baru mendapat informasi untuk kloter 1 yang berangkat melalui Bandara Sultan Mahmud Baddarudin 2 Palembang. “Belum tahu apakah kloter berikutnya juga akan terbang dari sini. Mungkin lihat kondisi asap di Jambi memungkinkan atau tidak untuk dilakukan penerbangan,” jelasnya.
Terkait kedatangan JCH asal Jambi ini, Sambungnya, kemenag sumsel siap untuk membantu apabila dibutuhkan.

“Kita standby saja, apa yang kira-kira diperlukan oleh para jamaah akan dibantu,” tandasnya. (yun)







Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

62 Guru dari 7 Sekolah di PALI Dibekali Ilmu, Persiapkan Diri Menuju Sekolah Rujukan Google

Palembang, KoranSN Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!