4 Tersangka Dugaan Korupsi Tugu Perbatasan Palembang Segera Dilimpahkan ke Jaksa







Tampak salah satu tugu perbatasan Kota Palembang. (Foto dokumen ferdinan/koransn)

Palembang, KoranSN

Empat tersangka dugaan korupsi pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang segera dilimpahkan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat Reskrim Polresta Palembang ke jaksa Kejari Palembang.

Demikian ditegaskan Kanit Pidkor Polresta Palembang, Iptu Hamsal, Minggu (14/7/2019).

Diungkapkannya, pelimpahan keempat tersangka dilakukan lantaran berkas perkara dalam dugaan kasus korupsi ini sudah rampung atau P21.

“Rabu mendatang (17/7/2019) keempat tersangka dugaan korupsi pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang akan kami limpahkan ke jaksa Kejari Palembang,” ungkapnya.

Dijelaskan Hamsal, adapun keempat tersangka yang ditetapkan dalam dugaan kasus korupsi ini, yakni ‘KH’, ‘IC’, ‘AH’ dan ‘AS’.

Baca Juga :   Kejati Tegaskan Kuatkan Alat Bukti untuk Ungkap Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Sumsel 2021

Dijelaskannya, dalam dugaan kasus ini kempat tersangka diduga telah melakukan perbuatan yang merugikan negara dalam proyek pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang.

“Untuk itulah dalam dugaan kasus ini keempat tersangka disangkakan melanggar Undang-Undang tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam dugaan kasus ini terdapat empat titik tugu perbatasan Kota Palembang yang pembangunannya menelan anggaran mencapai Rp 5 miliar siselidiki oleh penyidik Polresta Palembang. Bahkan dalam perjalanan dugaan kasus ini sudah banyak saksi yang telah diperiksa oleh penyidik.

Kanit Tindak Pidana Korupsi Polresta Palembang, Iptu Hamsal saat itu mengatakan, diduga dalam pembangunan tugu perbatasan tersebut tidak sesuai dengan Rincian Anggaran Bangunan (RAB) sehingga terindikasi menimbulkan kerugian negara.

Baca Juga :   Kejati Terus Lengkapi Berkas 4 Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya

“Ada empat titik pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang tersebut, yang mana pembangunannya menggunakan APBD Pemkot Palembang sebesar Rp 5 miliar, yang pelaksanaannya dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya (CK) Palembang,” ungkapnya kala itu.

Lanjutnya, adapun modus dalam dugaan kasus ini diduga tersangkanya melakukan mark-up harga dan ukuran dalam pembangunan tugu tersebut hingga terdapat perbedaan dengan RAB.

“Sudah banyak saksi yang telah kita periksa diantaranya, saksi dari Dinas PU CK, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat Pelaksana Teknis dan Kegiatan (PPTK), konsultan proyek, pengawas proyek, penerima barang serta kontraktor pembangunan tugu perbatasan,” ujar Hamsal saat itu. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Masih Lakukan Penyidikan Umum Dugaan Kasus Korupsi LRT

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!