5 Paslon Cabup-Cawabup Banyuasin Jalani Tes Kesehatan

Bakal Calon Bupati Banyuasin, Askolani saat mengikuti tes kesehatan dalam tahapan yang telah di jadwalkan KPUD Banyuasin, Minggu (14/1) di RSUP Moehammad Hoesin Palembang. (foto-ferdinand/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Lima pasang bakal calon (Paslon) peserta Pilkada Banyuasin, mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Moehammad Hoesin, Palembang, Minggu (14/7/2018). Sebelumnya, kandidat bupati dan wakil bupati Banyuasin periode 2018-2023 ini, menjalani tes psikotes dan tes urine (narkoba).

Berbeda dengan tes pemeriksaan narkoba yang dilakukan sebelumnya. Kali ini para bakal calon peserta Pilkada harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menjalani tes kesehatan jasmani, terutama, saat uji treadmill, tidak sedikit bakal calon bupati dan walil bupati Banyuasin yang kewalahan. Apalagi mayoritas mereka sudah berumur setengah abad lebih.

“Saya paling mumet uji treadmill ini. Umur sudah sepuh, 67,4 tahun. Awalnya memang jalan pelan di treadmill tapi lama-lama makin kencang, bagaimana gak kelimpungan. Tapi alhamdulillah saya selesaikan semua,” kata salahsatu Bakal Calon Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Soemosentono.

Hal senada diakui oleh Bakal Calon Bupati Banyuasin Askolani. Menurutnya, tes kesehatan treadmill yang paling menguras keringat. “Karena berhubungan dengan fisik, memang sedikit lelah, tapi karena saya sudah biasa jalan pagi, jadi enjoy saja,” katanya.

Sementara Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Kepala Daerah yang juga Ketua IDI Sumsel, Rizal Sanif menjelaskan, pemeriksaan treadmill dapat memberikan informasi kesehatan jantung. Apakah memiliki asupan darah dan oksigen dari sirkulasi saat terjadi stres fisik yang mungkin tidak muncul pada EKG saat istirahat.

“Pemeriksaan ini juga dapat memberikan informasi penting apabila ada kelainan dari irama jantung dan tekanan darah,” jelasnya.

Ia mengatakan, hasil tes kesehatan bakal calon kepala daerah ini bersifat final dan mengikat dan tidak ada pemeriksaan pembanding.

“Tidak ada pemeriksaan pembanding, namun dilakukan penyesuaian waktu, bila ada pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Sementara itu Ketua KPUD Banyuasin, Dahri yang ikut memantau pelaksanaan tes kesehatan bakal calon tersebut mengatakan, lima pasang bakal calon hadir dalan pemeriksaan kesehatan jasmani tersebut. Namun, salah satu bakal calon wakil bupati harus mengikuti tes kesehatan lanjutan pengganti uji treadmill.

Baca Juga :   Tak Sesuai Terima THR Pekerja Laporkan Perusahaan

“Untuk bapak H Agus Salam pemeriksaan dilanjutkan besok, dengan alat pemeriksaan khusus. Karena terlalu bahaya bagi salah satu kakinya yang dipasang pen, untuk uji treadmill. Tapi, hal ini bukan kendala, hanya penyesuaian alat periksa saja,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut, akan diplenokan 15 Januari. “Tanggal 16 Januari kami baru menerima hasil tes kesehatan itu. Sesuai aturan, kalau menurut tim medis, ada bakal calon yang tidak memenuhi syarat untuk maju di Pilkada, kami akan minta pada pengusungnya untuk mengganti calon tersebut,” ungkapnya. (sir)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Balon Wako Alpian Resmi Menggandeng Safrudin Cawawako Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) Kota Pagaralam periode 2024-2029, Balon Walikota dan Wakil …

error: Content is protected !!