5 Pelaku Pembunuhan Anggota TNI di OKUT Masih Diburu

Ilustrasi pengeroyokan (Foto-Net)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Polres OKU Timur (OKUT) hingga kini masih memburu lima pelaku pengeroyokan dan penikaman anggota TNI Kopda Zeny, yang terjadi saat korban menghadiri undangan hajatan pernikahan salah satu warga di Desa Tanjung Raya Kecamatan Belitang.

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlintang Jaya, Rabu (30/1) mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kejadian yang membuat Kopda Zeny meninggal dunia.

“Bahkan para pelaku masih terus kami buru untuk dilakukan penangkapan,” katanya saat dihubungi.

Masih diungkapkan Kapolres, dalam penyelidikan kasus ini pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Jadi kasus tersebut masih kami selidiki baik memeriksa saksi dan memburu para pelakunya,” tegasnya.

Lanjut Kapolres, pihaknya juga menghimbau agar para pelaku menyerahkan diri. Pasalnya, pihak kepolisian yang kini melakukan pengejaran sudah mengetahui identitas para pelaku.

“Anggota kami di lapangan masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku ini. Mudah-mudahan, para pelakunya segera tertangkap hingga kita proses hukum,” pungkas Kapolres.

Baca Juga :   Polisi Sako Gerebek Perjudian Kartu Remi 'Song'

Diberitakan sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan, Selasa (29/1/2019) membenarkan, jika Kopda Zeny yang merupakan anggota TNI tewas usai dikeroyok dan ditikam oleh lima pelaku di OKUT.

Menurut Kapendam, kejadian yang menewaskan korban ini terjadi saat korban dan keluarganya sedang menghadiri undangan pesta hajatan di Desa Tanjung Raya Kecamatan Belitang.

“Korban ini memang benar anggota TNI dan korban tugas di Kodiklatad (Komando Pembina Pendidikan TNI Angkatan Darat). Korban datang ke OKU Timur tidak sendirian, sebab ada juga keluarganya yang ikut. Di sana korban menghadiri undangan hajatan pernikahan keluarga atau kerabatnya,” kata Kapendam.

Diungkapkannya, disaat korban berada di lokasi hajatan tersebut tiba-tiba datang lima orang pelaku yang langsung mengeroyok korban. Bahkan salah satu pelaku menikam korban dengan senjata tajam.

“Atas kejadian itu korban Kopda Zeny meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapendam, kelima pelaku yang mengeroyok dan menikam korban hingga kini masih dalam pengejaran.

Baca Juga :   Begal Sadis di PALI Ditembak Mati

“Anggota Polres OKU Timur bersama Denpom kini sedang mengejar kelima pelaku tersebut. Bahkan dari lima pelaku yang mengeroyok dan menikam korban ini, sudah ada identitasnya yang kami ketahui. Namun saat ini masih dalam pengejaran,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres OKU Timur, AKBP Erlintang Jaya saat dikonfirmasi membenarkan kejadian yang menewaskan Kopda Zeny tersebut. Bahkan pihaknya telah mengetahui identitas salah satu pelaku, yakni berinisial ‘MA’.

“Benar ada kejadian tersebut. Untuk identitas pelaku sudah kami ketahui, kini anggota masih melakukan pengejaran untuk menangkap para pelaku tersebut, dan kami juga menghimbau agar para pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Kapolres. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.