50 Orang Tewas Dalam Protes Kematian Penyanyi di Ethiopia

Para pemuda Oromo meneriakkan slogan di luar rumah Jawar Mohammed, seorang aktivis Oromo dan pemimpin protes Oromo di Addis Ababa, Ethiopia. (foto-antaranews)

Addis Ababa, KoranSN

Paling sedikit 50 orang tewas di wilayah Oromia, Ethiopia, dalam protes terkait kasus kematian akibat penembakan seorang penyanyi, Haacaaluu Hundeessaa, demikian keterangan juru bicara otoritas regional, Rabu (1/7/2020).

Senin malam (29/6/2020), Haacaaluu ditembak hingga meninggal dunia. Pihak kepolisian menyebut peristiwa itu sebagai “pembunuhan yang ditargetkan” (targeted killing).

Protes massa kemudian pecah keesokan pagi di sejumlah kota di wilayah Oromia, termasuk Ibu Kota Addis Ababa, hingga mengakibatkan korban jiwa dari pihak demonstran dan anggota pasukan keamanan, serta toko-toko dibakar.

Baca Juga :   13 Migran Indonesia yang Tertahan di Hong Kong Kembali ke Tanah Air

“Kita tidak bersiap dengan hal ini,” kata juru bicara Getachew Balcha.

Sebelumnya, kepolisian menyatakan seorang polisi juga terbunuh di Addis Ababa, dan tiga ledakan yang terjadi menewaskan dan melukai sejumlah orang.

Lagu-lagu yang dilantunkan Haacaaluu menjadi lagu tema bagi demonstran generasi muda yang selama tiga tahun berada dalam periode protes di jalanan yang puncaknya adalah pengunduran diri perdana menteri–juga generasi yang menikmati kebebasan politik. Haacaaluu akan dimakamkan pada Kamis (2/6/2020). (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Petugas Medis Rusia Dapat Suntikan Vaksin COVID-19 Dalam Dua Pekan

Moskow, KoranSN Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.