54 Ribu Rubber Seal LPG Tak SNI Diamankan





Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat menunjukan barang bukti rubber seal LPG yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI). (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 54 ribu rubber seal (karet pengaman) LPG (Liquefied petroleum gas) atau karet yang terdapat pada katub tabung LPG yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI), Senin (31/7/2017) diamankan aparat kepolisian dari Subdit Indaksi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel.

Ribuan rubber seal tersebut diamankan dari dua perusahaan yakni, PT PNEP yang berada di kawasan KM 17 dan PT PT yang berada di kawasan Plaju Palembang. Dimana dari PT PNEP, polisi mengamankan barang bukti; 22 ribuan cps rubber seal. Sedangkan dari PT PT, diamankan barang bukti 32 ribu cps rubber seal.

Baca Juga :   Bawa Sajam, Pria Bertato Diamankan

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, diamankannya ribuan rubber seal LPG tak SNI tersebut setelah penyidik melakukan penyelidikan selama satu bulan. Hasilnya, penyidik mendapati dua perusahaan yang memasarkan rubber seal tersebut hingga petugas melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti.

“Totalnya ada 54 ribu rubber seal yang diamankan dari dua perusahaan yakni; PT PNEP dan PT PT. Dengan diamankan barang bukti tersebut kini penyidik belum menetapkan tersangkanya. Sebab penyedik lebih dulu akan memeriksa pihak dari kedua perusahaan tersebut. Dalam waktu dekat kita lakukan pemeriksaanya termasuk juga memeriksa saksi-saksi dan saksi ahli,” ungkap Kapolda saat menggelar barang bukti ribuan rubber seal LPG tak SNI di Mapolda Sumsel.

Baca Juga :   Kejari Usut Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di Dinas Perpustakaan Lahat

Masih dikatakan Kapolda, penegakan hukum yang dilakukan Polda Sumsel karena didalam undang-undang mengatur jika rubber seal tidak SNI maka dapat diproses hukum. Apalagi yang tak SNI tersebut bisa mengakibatkan ledakan hingga menimbulkan kebakaran.





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Sekretaris Dewan Komisaris Pertamina Terkait Kasus LNG

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) Priska Sufhana …

error: Content is protected !!