6 Bulan Tak Mampu Perbaiki Kinerja, M Adil Dirut BSB Diganti



Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Muhammad Adil saat menghadiri Rapat RUPSLB di Kantor Utama BSB Jakabaring. <strong>(foto-humas pemprov)</strong>
Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Muhammad Adil saat menghadiri Rapat RUPSLB di Kantor Utama BSB Jakabaring. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB), Muhammad Adil dicopot dari jabatannya. Jabatan M Adil diganti karena dinilai tidak mampu memperbaiki kinerja setelah diberi tenggat 6 bulan sejak RUPS 2017.

Pergantian M Adil merupakan hasil kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar, Kamis (29/11/2018) di Kantor Utama BSB Jakabaring.

Selain mengganti direktur utama, rapat tersebut juga menghasilkan kesepakatan perombakan sejumlah direksi bank.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru usai rapat mengatakan, pergantian Dirut Utama BSB M. Adil karena M. Adil belum mampu memperbaiki kinerja setelah diberi tenggat 6 bulan sejak RUPS 2017.

“Pak Adil sudah diberikan kesempatan 6 bulan untuk memperbaiki kinerja. Tapi, ternyata setelah dievaluasi 6 bulan harusnya bulan Juni kemarin tapi Juni tidak didakan karena sibuk Asian Games dan Pilkada. Ternyata hasil evaluasi RUPS beliau tidak menunjukkan penambahan perbaikan,” jelas HD.

Baca Juga :   Gubernur Sumsel Jalan Kaki 5 Km ke Lokasi Upacara HUT TNI di Cilegon

Menurut HD, selain itu secara bulat RUPS juga menetapkan pergantian komisaris dan jabatan direktur utama.

“Yang diusulkan 3 orang nanti dipilih dua. Gantinya orang bank semua ada yang Mandiri dan ada bank BNI. Dua direktur tidak diganti dan dilanjutkan yaitu pak Samil dan Antonius sampai 2021. Nama yang diusulkan banyak tapi yang jelas ini semua berlatar belakang bank. Pengisian direksi ini berlatar belakang bank,” tegas HD.

Harapannya kata HD, setelah lulus uji fit and proper tes orang-orang yang telah dipilih itu nantinya dapat bergerak cepat memperbaiki kinerja BSB. Dengan kompetensi masing-masing, para direksi baru yang akan dikukuhkan itu harus lebih energik mengembangkan bank kebanggaan wong Sumsel.

Baca Juga :   AMS Gelar Safety Riding Education Special Hari Ibu bersama IPEMI

“Bank ini harus segera besar karena persaingan ini semakin ketat. Terutama kehadiran bank-bank Nasional. Sebagai tuan rumah. wajar dong kita harus jadi besar di rumah kita sendiri. Tidak kalah dengan pendatang. Dengan persaingan yang ketat dan sehat ini kita butuh pemimpin yang energik,” papar mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut. (ima/hms)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

PLN Ajukan Rp 3 Triliun PMN 2025 untuk Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil

Jakarta, KoranSN Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam agenda Rapat Kerja bersama Menteri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

    error: Content is protected !!