6500 Meter Lahan Pemerintah Diklaim Warga

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H Mukti Sulaiman saat meninjau langsung tanah Puntikayu milik Pemprov Sumsel

 

Palembang, KoranSN

Tidak adanya penanganan khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel atas tanah seluas 6500 meter di dekat Puntikayu, hal tersebut membuat masyarakat mengklaim tanah itu milik mereka.

“Kami akan mengambil alih lagi tanah tersebut karena tanah yang diklaim itu milik Pemprov Sumsel,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H Mukti Sulaiman usai melakukan tinjauan langsung ke lokasi lahan, Kamis (4/1/2016).

Dijelaskannya, sejak tahun 80 an, tanah puntikayu seluas 100 hektar diberikan kepada pemprov Sumsel seluas 48 hektar yang diperuntukan untuk Pramuka, Perumahan, asrama brimob, garasi dan lain sebagainya. Sedangkan yang belum termanfaatkan sebanyak 6500 meter dari 48 hektar tersebut.

“Nah, yang tanah yang belum termanfaatkan ini diklaim oleh warga bahkan ada yang sudah membangun serta melakukan penimbunan,” jelasnya.

Baca Juga :   DPRD Sumsel Sampaikan Tuntutan Umat Islam ke Mendagri

Belum dimanfaatkannya tanah tersebut, lanjut Mukti, dikarenakan sejak beberapa tahun terakhir fokus Pemprov Sumsel ke Jakabaring mengingat akan diadakannya Asian Games 2018 mendatang.

“Kami belum tahun berapa banyak masyarakat yang sudah menempati tanah ini, namun dilihat dari bangunannya ada sekitar 4 bangunan,” terangnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya akan mengambil alih kembali tanah tersebut, jika memang warga masih bersikukuh mengklaim tanah tersebut milik mereka, maka harus dibuktikan dengan berkas dan lain hal sebagainya.

“Kalau bukti kami sudah cukup, bahkan kami telah mengadakan rapat dengan beberapa pihak terkait baik dengan kehutanan dan lain sebagainya,” ujarnya.

Dilanjutkannya, jika memang warga tersebut tidak memiliki bukti yang kuat atas kepemilikan tanah, maka dirinya menghimbau agar warga tersebut pergi dari tanah itu. Kedepan, sambung Mukti, untuk meminimalisir terjadinya permasalahan seperti saat ini, pihaknya meminta agar tanah milik Pemprov Sumsel dilakukan pemagaran sehingga warga tidak dapat lagi mengklaim tanah tersebut milik mereka.

Baca Juga :   KPU: Belum Terdaftar di DPT, Silahkan ke Posko GMHP

“Kami juga akan menurunkan tim untuk memastikan letak tanah milik Pemprov Sumsel. Kami juga meminta warga yang saat ini menempati tanah tersebut untuk segera pergi, karena mereka itu hanya menumpang,” tandasnya. (wik)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Herman Deru Inisiatif Bakal Buat Kantor Bersama Untuk Organisasi Wartawan

Palembang, KoranSN Di era demokrasi keberadaan awak media atau wartawan sangat dibutuhkan, sebagai mitra bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.