68 Narapidana Sumsel Terima Remisi Langsung Bebas Setelah Shalat Id





Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumsel, Mulyadi. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 68 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas, Rutan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) jajaran Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan menerima remisi langsung bebas setelah Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah/2024.

“Hari ini ada 66 WBP dewasa dan dua anak didik pemasyarakatan (andikpas) yang menerima remisi khusus Lebaran langsung bebas (RK II),” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumsel Mulyadi, di Palembang, Rabu (10/4/2024).

Baca Juga :   Walikota Minta SOP Perizinan Dipatuhi

Menurut dia, warga binaan pemasyarakatan tersebut bisa pulang ke rumah di momentum hari kemenangan ini berkumpul bersama keluarga setelah mendapat remisi/pengurangan masa pidana 15 hari hingga 60 hari (dua bulan).

Remisi khusus keagamaan yang diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan beragama Islam itu selama 15 hari bagi yang telah menjalani pidana selama 6 – 12 bulan, dan 1 – 2 bulan bagi yang telah menjalani pidana selama 12 bulan atau lebih.

Sedangkan bagi ribuan WBP dan tahanan yang beragama Muslim lainnya belum bisa bebas, untuk bersilaturahmi dengan keluarga di Hari Raya Idul Fitri, disiapkan fasilitas komunikasi melalui video atau sambungan telepon video call dan menerima kunjungan keluarga dengan mengikuti aturan kunjungan yang ditetapkan petugas lapas, rutan, dan LPKA. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   One Day For Children, Mawardi Himbau Orang Tua Tetap Jaga Martabat Anak







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ratu Dewa Dampingi Kepala BKKBN RI Cek Pelayanan KB di RS Pusri Hingga Kunjungi Kampung KB Cempaka

Palembang, KoranSN Pj Walikota Ratu Dewa mendampingi Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo saat melakukan peninjauan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!