680 Hektare Lahan di Muba Terbakar, Polda Dalami Keterlibatan Pihak Perusahaan

Asap tebal mengepul dari lahan gambut yang terbakar di kawasan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), hingga saat ini tercatat sudah 680 hektare lahan gambut terbakar. (foto-bpbd sumsel)

Palembang, KoranSN

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (20/8/2019) mengatakan, jika hingga saat ini tercatat 680 hektare lahan di kawasan Bayung Lencir Musi Banyuasin (Muba) terbakar.

Menurutnya, untuk itulah Polda Sumsel telah menurunkan dua tim ke lokasi tersebut, dimana kedua tim ini terdiri dari; tim untuk melakukan pemadaman api dan tim untuk melakukan penyelidikan terkait kebakaran lahan yang terjadi.

“Untuk tim pemadaman api, sudah ada 100 personil Brimob Polda Sumsel yang telah kita kirimkan ke lokasi. Begitu juga untuk tim penyidik, saat ini juga sudah berada di kawasan Bayung Lencir Muba guna melakukan penyelidikan,” katanya.

Masih dikatakan Supriadi, untuk lahan yang terbakar di Bayung Lencir Muba tersebut diketahui jika lokasi lahannya berdekatan dengan perbatasan Jambi. Untuk itulah dalam proses penyelidikan yang dilakukan, kini Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumsel berada di Jambi.

Baca Juga :   Merebaknya Pil PCC, Warga PALI Merasa Khawatir

“Selain lokasinya berbatasan dengan Jambi, di dekat lokasi lahan yang terbakar tersebut juga ada satu perusahaan perkebunan. Nah dalam penyelidikan ini, kami masih mendalami apakah ada keterlibatan dari pihak perusahaan tersebut, meskipun pihak perusahaan ikut melakukan pemadaman api di lahan yang terbakar,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sedangkan dalam penegakan hukum kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah di Sumsel, sejauh ini sudah ada 4 tersangka dari perorangan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian.

“Awalnya ada 9 orang diperiksa, dari pemeriksaan ini mengerucut hingga ditetapkan 4 orang sebagai tersangka. Sedangkan untuk tersangka baru, baik dari perorang ataupun dari pihak perusahaan kedepannya kemugkinan bisa saja ada. Karena kan kami masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di wilayah Sumsel, termasuk di Muba,” tandasnya.

Baca Juga :   Tim Departemen Bedah Mulut UI Bersama Pemkab Muba Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Terpisah, Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengungkapkan, hingga saat ini api masih membakar lahan yang berada di kawasan Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Muba.

“Untuk lahan yang terbakar di Bayung Lencir Muba ini luasnya yakni sekitar 600 hektare. Dan sampai saat ini Satgas Kahutlah masih terus melakukan upaya pemadaman api. Selain itu, kami juga telah mengerahkan helikopter water bombing,” ujarnya.

Masih dikatakan Ansori, dalam upaya pemadaman api tersebut Satgas darat juga telah membuat sekat, yakni seperti jalan dengan lebar 12 meter. Sekat tersebut dibuat tujuannya untuk memotong lahan gambut supaya lahan yang terbakar tidak meluas.

“Namun sekat yang dibuat ternyata tidak efektif, karena tiupan angin yang kencang hingga membuat api melompati sekat lalu membakar lahan yang berada di seberangnya,” ungkapnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pembangunan Flyover Untuk Jalur Kereta Api

Muara Enim, KoranSN Dalam mendukung kemajuan kerjasama pemanfaatan Aset PT.KAI dengan Pemerintah Daerah, dilaksanakan rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.