7 Mahasiswa yang Telah Pulang dari China Diminta Cek Kesehatan Jika 14 Hari Sakit





Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada WNI dari Wuhan China setibanya di Bandara Hang Nadim Batam Kepulauan Riau. (foto-antaranews)

Palembang, KoranSN

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang, Nur Purwoko Widodo, Minggu (2/2/2020) mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di Bandara SMB II Palembang terhadap tujuh warga Sumsel yang kuliah di China dan telah pulang ke Sumel pada Sabtu sore kemarin (1/2/2020).

Menurutnya, dari pemeriksaan yang dilakukan ke tujuh mahasiswa tersebut tidak mengalami panas tinggi dan gejala pilek. Hal ini dilakukan berdasarkan hasil scanning guna mencegah penyebaran virus corona kepada para penumpang yang datang di bandara.

“Namun scanning ini hanya untuk memeriksa suhu badan, sebab salah satu tanda infeksi virus, yakni panas tinggi akibat demam. Tapi kita harus ingat, ada masa inkubasi selama 14 hari. Nah, di massa inkubasi ini belum ada panas badan dan demam, hingga tidak dapat diperiksa oleh scanning. Untuk itu kepada tujuh mahasiswa yang telah pulang ini kita minta untuk mengecek kesehatannya ke rumah sakit terdekat selama 14 hari apabila mereka ada yang merasa sakit demam,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kemenristek: Kesehatan dan Obat Masuk Prioritas Nasional

Masih dikatakannya, ketika pemeriksaan tujuh mahasiswa tersebut dilakukan pihaknya di Bandara SMB II Palembang. Petugas Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang juga memberikan kartu bernama health alert card kepada para mahasiswa tersebut.

“Jadi kami membekali mereka dengan kartu yang bernama health alert card. Dimana kartu ini sebagai bekal seandainya kedepan para mahasiswa itu ada yang sakit maka mereka dapat menunjukkan kartu tersebut ke pada dokter di rumah sakit terdekat. Sebab, di kartu itu kita membuat riwayat pemeriksaan di bandara dan menulis jika para mahasiswa tersebut pernah ke daerah terjangkit virus corona,” paparnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dengan adanya virus corona yang terjadi di Huwan China maka seluruh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) se-Indonesia termasuk Kantor KKP Palembang saat ini melakukan pemeriksaan kepada penumpang pesawat yang tiba di pintu kedatangan.

Baca Juga :   Menparekraf Gandeng Pelaku Ekraf Sosialisasikan Prokes

“Pemeriksaan kesehatan dan scanning ini dilakukan untuk pencegahan virus corona. Jadi, untuk penumpang yang tiba di bandara terutama dari China kita lakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk total Kantor Kesehatan Pelabuhan se-Indonesia saat ini jumlahnya ada 49 KKP.

“Setiap KPP ini masing-masing memiliki wilayah, kalau kita di Bandara SMB II Palembang. Dari hasil pemeriksaan kepada para penumpang yang tiba di Palembang, sejauh ini belum ada yang terjangkit virus tersebut, dan mudah-mudahan jangan sampai ada,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Jubir: Proses Hukum Berjalan Terkait WNI Langgar Aturan Karantina

Jakarta, KoranSN Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan proses hukum sedang berjalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.