8 Kali Yogie Ditusuk Pisau di Diskotik CS Novotel, Bos Acil Bantah Ikut Tikam Korban



Para tersangka (mengenakan baju tahanan) saat memperagakan adegan dalam kasus pengeroyokan dan pembunuhan di Diskotik Center Stage Novotel Palembang. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aparat kepolisian Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, Selasa (16/1/2018) menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan dan pembunuhan korban Yogie Randra Sugama (30) yang tewas dengan delapan luka tusukan senjata tajam (Sajam) di Diskotik Center Stage (CS) Novotel Palembang.

Rekonstruksi digelar di lokasi kejadian yakni, di kawasan parkiran Diskotik CS Novotel Palembang serta di dalam diskotik. Dalam rekonstruksi tersebut empat tersangka dari enam pelaku yang telah tertangkap dihadirkan untuk memperagakan 27 adegan kasus pengeroyokan dan pembunuhan korban.

Keempat tersangka tersebut yakni; Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil (22), warga Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, M Gusti Prabowo (22), warga Jalan Puding Lorong Sehat Kecamatan IT I Palembang, Bambang Asep Suherman alias Raka (25) warga Jalan Jaimas Lorong Taipeng Kelurahan Sei Pangeran Kecamatan IT I dan tersangka Ferdiansyah alias Ferdi (27), warga Jalan Tunas Harapan Lorong Mawar Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang.

Sedangkan dua pelaku yang masih buron yakni Debi alias Deboy dan Manda serta saksi Fahrul dan Yunita diperagakan oleh peran pegganti dari petugas. Selan itu, dalam rekonstruksi kasus pembunuhan korban tersebut juga disaksikan oleh ayah dan keluarga dari korban Yogie Randra Sugama.

Pada rekonstruksi tersebut terungkap jika korban tewas bersimbah darah setelah tubuhnya ditusuk senjata tajam jenis pisau sebanyak delapan kali. Kejadian pembunuhan korban ini berawal saat tersangka Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil, Bambang Asep Suherman alias Raka dan Ferdiansyah alias Ferdi mengendarai mobil milik tersangka Bos Acil datang ke Diskotik CS.

Baca Juga :   Berdalih Banyak Musuh Residivis Dua Kali Keluar Masuk Penjara Tenteng Senpi Kemana-mana, Melawan Petugas Terpaksa Dihadiahi Timah Panas

Kemudian pada adegan kedua, ketiga tersangka turun dari mobil usai memarkirkan mobil yang mereka kendarai. Setelah itu, tersangka Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil menitipkan pisau miliknya kepada tersangka Bambang Asep Suherman alias Raka. Lalu ketiganya masuk ke dalam diskotik dan duduk di kursi belakang sebelah kiri sambil menenggak minuman keras (Miras) yang sebelumnya telah mereka pesan.

Tak lama kemudian, ketiga tersangka bertemu tiga temannya yakni; saksi Fahrul dan Yunita serta tersangka M Gusti Prabowo. Hingga mereka duduk di satu meja sembari menikmati musik di dalam diskotik. Berjalannya waktu, lalu saksi Fahrul dan Yunita meminta diantarkan pulang hingga mereka semuanya keluar dari diskotik menuju parkiran.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejaksaan Negeri Lahat Tahan Enam Tersangka Dugaan Pengrusakan Secara Bersama-sama

Lahat, KoranSN Proses hukum ke enam tersangka dugaan kasus pengrusakan yang dilakukan secara bersama-sama berujung …

    error: Content is protected !!