8 Terduga Teroris di Sumsel Ditetapkan Sebagai Tersangka





Tampak dari kejauhan tersangka teroris (tanpa alas kaki) saat diamankan di mako brimob polda beberapa waktu lalu. (Foto-Ferdinand/Dok/Koransn)

Palembang, KoranSN

Dari 12 terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri di sejumlah daerah di Sumsel, delapan diantaranya kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Demikian dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (13/12/2017).

Menurut Kapolda, penetapan tersangka dilakukan setelah ke 12 terduga teroris tersebut diperiksa penyidik Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Mako Berimob Polda Sumsel.

“Jadi, hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 12 terduga teroris yang ditangkap. Kini delapan diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan yang lainnya masih dalam pendalaman. Namun kita tidak mempublikasikan semua identitas tersangka tersebut, karena ini sifatnya rahasia,” kata Kapolda.

Diungkapkan Kapolda, ke delapan tersangka tersebut memiliki peran masing-masing, diantaranya; ada yang merekrut, ada yang menyembunyikan teroris hingga ada yang berperan mengikuti pelatihan teroris.

“Untuk itulah dari ke 12 warga yang ditangkap ini nanti ada tiga orang yang akan dibawa ke Jakarta. Sedangkan yang lainnya masih dilakukan pemeriksaan di Brimob Polda Sumsel guna dilakukan pengembangan,” ujarnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Slamet Widodo mengutarakan, pihaknya tidak dapat memberikan inisial ke 12 terduga teroris termasuk yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya sudah bertemu langsung dengan penyidik Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel dan penyidik belum memberikan data-data inisial terduga teroris tersebut, karena hingga kini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan,” tandas Slamet.

Baca Juga :   KPK Tahan 11 Mantan Anggota DPRD Sumut

Diberitakan sebelumnya, penangkapan 12 warga Sumsel tersebut dilakukan Densus 88 Anti Teror hanya dalam waktu satu hari yakni, Minggu (10/12/2017) yang penangkapannya dilakukan secara meraton sejak dini hari hingga malam hari di lokasi berbeda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara Nusantara, adapun inisial 12 warga yang ditangkap tersebut terdiri dari;  ‘AK’ (29), warga Gang Seroja Dusun 5 Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), ‘AH’ alias Imron (45), warga Jalan Keramat Raya perumahan Graha Elok Persada Kelurahan Talang Keramat Banyuasin dan ‘SG’ alias Abu Paris (30), warga Betung Banyuasin.

Kemudian untuk ‘SU’ alias Abu Jakfar (30), yang ditangkap di kawasan Pasar 2 RT 4 RW 4 Muara Enim, diketahui jika ‘SU’ alias Abu Jakfar memiliki rumah di Jalan Lapangan Kerikil Kampung Suka Damai Lorong Perdamaian RT 73 RW 14 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang. Bahkan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Minggu siang (10/12/2017) telah melakukan penggeledahan di rumah tersebut.

Sedangkan terduga teroris lainnya yang ditangkap yakni, ‘SH’ (38), ‘SL’ (23) dan ‘BD’ (55) yang ketiganya warga Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Muara Enim. Lalu,  ‘AM’ (40) warga Desa Suban Jeriji, ‘JS’ (15) warga Tangsi Kabupaten Muara Enim, ‘JA’ (35), warga Desa Tanjung Durian Kecamatan Buay Pemacak, ‘IR’ (43), warga Muara Dua OKUS dan ‘ZK’ (36), warga Desa Markisa Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Slamet  Widodo sebelumnya mengutarakan, dari 12 warga Sumsel yang diduga teroris dan ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, salah satu terduga mengaku jika kantor polisi di Sumsel menjadi target penyerangan teroris.  Hal tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terhadap 12 terduga teroris tersebut. Bukan hanya itu, hasil pemeriksaan sementara juga diketahui jika 12 terduga teroris itu diduga kelompok jaringan Jamaah Anshorut Khilafah (JAK) dan kelompok Jamaah Ansharud Tauhid (JAT).

Baca Juga :   8 Jam Dokter Dora Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi di RSUD OKUT

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ke 12 terduga teroris ini diduga kelompok jaringan JAK dan JAT. Bahkan dari keterangan salah satu terduga teroris yang diamankan mengaku, jika teroris akan menyerang kantor Polisi di Sumsel, jadi kantor polisi jadi terget mereka. Selain itu secara global para terduga teroris yang ditangkap ini, diduga juga berkaitan dengan terduga teroris yang pernah ditangkap di OKUS tahun 2016 lalu,” pungkasnya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebelumnya juga telah mengatakan, jika ke 12 warga tersebut ditangkap di lokasi berbeda yakni; di Ogan Ilir, Banyuasin, Muara Enim, OKUS dan OKU. Selain daerah tersebut, ada juga penggeledahan salah satu rumah yang dilakukan Tim Densus 88 di Palembang.

“Usai ditangkap, selanjutnya ke 12 warga tersebut dibawa ke Brimob Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Kapolda. (ded)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kontraktor Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek Turap RS Kusta Jilid II Didakwa Pasal Berlapis

Palembang, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Selasa (27/9/2022) membacakan dakwaan terhadap pihak kontraktor, …

error: Content is protected !!