Pencopet di Bus Kota Ditembak Polisi

Exif_JPEG_420
Exif_JPEG_420

Palembang, SN
Rasyid (26), pencopet yang kerap beraksi di dalam Bus Kota, Rabu (30/12) diringkus Jajaran Satreskrim unit Pidum Polresta Palembang. Bahkan, karena sempat melawan saat hendak ditangkap, kaki kanan tersangka Rasyid terpaksa ditembak polisi.
Diketahui, aksi copet yang dilakukan Rasyid dialami korban Wahyudi (35), warga Jalan Pangeran Ayin Kelurahan Sako Kecamatan Sako, saat bus kota jurusan Plaju-KM 12 yang dikendarai korban
melintasi kawasan Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang.

Saat diamankan di Mapolresta Palembang, tersangka Rasyid yang tercatat sebagai warga Jalan KH Azhari Lorong Kemasan Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I ini awalnya tidak mengakui jika ia telah melakukan aksi copet terhadap korban Wahyudi.
Saat itu, saya duduk dibangku yang berada di belakang korban, saya dikira copet padahal saat itu saya hanya duduk, tak lama korban langsung teriak, hingga teriakannya terdengar oleh petugas kepolisian yang sedang berada di lokasi. Saya ditangkap polisi dan dibawa ke Polresta ini,” akunya.

Baca Juga :   Pengedar Uang Palsu di Lubuklinggau Ditangkap

Selain itu, sambung Rasyid, jika ia tidak sama sekali mencuri HP korban. Menurutnya, HP tersebut terjatuh saat korban Wahyudi hendak turun di bus kota tersebut. Sumpah, HP itu jatuh lalu saya ambil, malah jadinya begini,” kilahnya.
Namun Rasyid akhirnya mengakui perbuatannya. Menurutnya, jika aksinya itu baru pertama kali dilakukannya.Jika berhasil, rencananya HP tersebut akan dijual dan uangnya akan digunakan untuk biaya berobat neneknya yang tengah sakit.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede melalui Kanit Pidum Iptu Robert P Sihombing mengatakan, jika saat itu pihaknya tengah melakukan patroli di lokasi kejadian. Ketika mendengar teriakan korban yang menyebutkan ‘copet’ , jajarannya langsung mendekati sumber suara.

Baca Juga :   Diduga Permasalahan Hutang, Warga Betung Tembak Rekan Sendiri

Anggota kita yang kebetulan melintas disana langsung mengamankan tersangka, bersama tersangka Rasyid turut pula kita amankan barang bukti berupa sebuah HP yang dicurinya. Bahkan, ketika hendak diamankan tersangka sempat mau melarikan diri, hingga terpaksa kita berikan tindakan tegas. Atas ulahnya, tersangka Rasyid kita terapkan Pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tegas Robert. (den)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

‘D’ Oknum Anggota DPRD Palembang Jadi Bandar 5 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi

Palembang, KoranSN Tim gabungan dari BNN RI, BNN Sumsel dan Polda Sumsel, Selasa (22/9/2020) menangkap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.