Gugatan KLHK Ditolak, Alex Enggan Berkomentar

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin

Palembang, SN

Putusan Pengadilan Negeri (PN) Sumatera Selatan (Sumsel) yang menuai protes seluruh masyarakat terkait penolakan atas gugatan yang dilakukan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas PT Bumi Mejar Hijau (BMH) enggan dikomentari oleh Gubernur Sumsel.

“Saya tidak punya kompetensi untuk mengomentari apakah putusan hakim dalam menolak gugatan tersebut benar atau salah,” kata Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat ditemui di Griya Agung, Senin (4/1).

Dijelaskannya, saat ini dirinya hanya menghormati keputusan hakim terkait penolakan tersebut. “Kami hanya menghormati keputusan hakim. Lagi pula KLHK telah mengajukan banding,” jelasnya.

Nantinya setelah banding, lanjut Alex, akan ada kasasi sampai dengan akhir, setelah itu dirinya baru dapat berkomentar.

Baca Juga :   Pemprov Sumsel Bantu Pemkot Palembang Rp 86 Miliar

Alex Juga menambahkan, saat ini yang paling terpenting bagi pihaknya yakni memulai langkah antisipasi agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan meskipun saat ini telah memasuki musim penghujan. “Kami sudah memulai langkah antisipasi ini. Dan kita biarkan proses hukum berjalan kepada perusahaan,” ujarnya.

Dirinya melanjutkan, pihaknya selalu memantau kondisi saat ini, mengingat setiap perusahaan perkebunan berkaitan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) persoalan izin. “Saat ini ada 21 perusahaan yang diproses di PN Palembang terkait kebakaran hutan dan lahan pada 2014 laludan kami selalu memantaunya, karena ada kaitannya dengan pemda,” ujarnya.

Selain itu, Alex juga menambahkan pihaknya juga menjaga dampak lain jika izin perkebunan tersebut dicabut. “Dampaknya yakni tenaga kerja, selain itu akan timbulnya kerusuhan sosial akibat lahan yang terlantar, dan banyak dampak lainnya, sehingga kami harus menjaga kondisi ini,” tandasnya.

Baca Juga :   KPU Sumsel Sosialisasi ke Pemilih Disabilitas

Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis hakim PN Palembang menolak seluruh gugatan KLHK yang menuntut ganti rugi sebesar Rp 2,6 triliun dan meminta tindakan pemulihan lingkungan terhadap lahan yang terbakar dengan biaya Rp 5,2 triliun atas PT Bumi Mekar Hijau (BMH). (wik)

Publisher : awik obsesi

Avatar

Lihat Juga

Pilkada Serentak di Sumsel: PDIP Pilih Kampanye Door to Door

Palembang, KoranSN DPD PDI Perjuangan Sumsel memiliki cara tersendiri memenangkan calon yang diusung pada pilkada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.