9000 Personel Amankan Jalur Mudik di Sumsel





Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-humas polda sumsel)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel akan mengerahkan 9000 personel kepolisian dari semua jajaran se-Sumsel untuk melakukan pengamanan jalur mudik yang berada di Provinsi Sumsel. Demikian dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, kemarin.

Diungkapkan Kapolda, pengamanan kepada masyarakat Sumsel yang melakukan mudik lebaran tersebut memiliki sandi Operasi Ketupat 2018. Dimana operasi ini akan dimulai sejak H-8 hingga H+8 lebaran Idul Fitri.

“Jadi untuk memastikan keamanan masyarakat dalam malakukan mudik lebaran. Maka kami mengerahkan 9000 personel anggota, semua petugas ini disebar di sejumlah titik di jalur-jalur mudik lebaran yang nantinya kami petakan,” ungkap Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, selain menurunkan ribuan personel kepolisian, dalam operasi tersebut Polda Sumsel bekerjasama dengan pemerintah daerah dan instasi terkait juga akan mendirikan Posko di sejumlah titik yang akan dilewati para pemudik.

“Nanti akan didirikan 124 Posko yang tersebar di Sumsel. Posko tersebut terdiri dari Posko pengamanan dan juga Posko untuk istrirahat para pemudik,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, dalam Operasi Ketupat tersebut semua anggota kepolisian Polda Sumsel dan jajaran tidak ada yang boleh libur. Sebab semuanya akan bertugas menjaga keamanan masyarakat yang mudik lebaran maupun yang melaksanakan lebaran Idul Fitri di Sumsel.

Baca Juga :   H-1 Puasa, Tempat Hiburan Malam Ditutup

“Saya tegaskan anggota tidak ada libur atau yang cuti. Semuanya bertugas menjaga keamanan. Selain itu, dalam operasi ini kami juga memetakan daerah-daerah yang rawan terjadinya kecelakaan dan kriminalitas. Dimana di daerah rawan tersebut nantinya akan ditempatkan petugas untuk berjaga,” tutup Kapolda. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Ikuti Pembinaan dan Koordinasi Tusi Biro Hukerma

Palembang, KoranSN Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Koordinasi Humas, Hukum …

error: Content is protected !!