Website Diretas, PN Palembang Lapor Polisi

Tampilan situs PN Palembang usai diretas.

Palembang, SN

Tak terima, website resmi yang bertuliskan www.pn-palembang.go.id milik Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 Palembang diretas orang tak dikenal membuat pihak PN Palembang, Rabu (6/1) melapor ke Mapolresta Palembang.

Saat melapor di SPK Terpadu Polresta Palembang, pihak PN Palembang yang diwakili oleh Kasubag Perencanaan ITE, Zwesty Damayaa dan Kasubag Umum PN, Rudi Indawa mengatakan, diretasnya website milik PN Palembang baru diketahui pihaknya ketika membuka website, Kamis lalu (31/12) sekitar Pukul 09.30 WIB.

“Jadi, saat itu saya mau membuka website untuk mengisi data pelantikan panitra PN Palembang atas nama Julia Astara,” ujarnya.

Selain itu, Zwesty juga mengatakan, saat website hendak dibuka ternyata tampilan website tersebut telah diubah oleh orang yang tak dikenal.

Hal itu terlihat pada perubahan layar depan website yang telah berwarna abu-abu dimana bukan tampilan website aslinya, serta ditambah dengan isi dari pesan-pesan yang disampaikan oleh pelaku peretasan.

Baca Juga :   Prajurit dan PNS Kodam II/Swj Gowes Bersama

“Tampilan umumnya diubah oleh peretas, dan adminnya tak bisa di buka. Setelah kami perbaiki, website tersebut langsung kami tutup. Namun untuk sekarang website tersebut sudah dapat bisa digunakan secara normal,” ungkapnya.

Menurut Zwesty, ia menduga peretas melakukan hal tersebut hanya untuk merusak dan mengambil data penting dari file yang ada di website PN Palembang tersebut. Akibat dari peretasan itu, setidaknya selama tiga hari website milik PN Palembang tidak dapat digunakan.

“Kalau sekarang sudah kita perbaiki. Akibat peristiwa ini kita mengalami kerugian karena pelayanan kita terganggu,” akunya.

Dugaan sementara sambung Zwesty , diretasnya website milik PN Palembang ini berkaitan dengan putusan hakim Parlas Nababan yang memenangkan PT Bumi Mekar Hijau (BMH) atas gugatan perdata yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beberapa waktu yang lalu. Saat itu KLHK menggugat BMH atas kasus kebakaran lahan.

“Selama ini keamanan website kita sudah maksimal, namun tetap saja bisa diretas. Inikan bukan hal baru, beberapa situs pemerintahan juga sempat diretas. Kami berharap bantuan polisi atas kasus ini, agar pelakunya bisa ditangkap,” harapnya.

Baca Juga :   Pengunjung Transmart Carrefour Palembang Membludak

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya akan menganalisis kasus peretasan yang terjadi pada website milik PN Palembang. Untuk itu, Polresta Palembang akan menerapkan unsur Pasal dan alat bukti untuk mengenakan tindakan pidana pada pelaku.

“Kita lihat dulu, apa-apa saja yang telah terjadi pada website milik PN tersebut. Untuk tahap awal kita akan log file, dan melakukan pendalaman serta analisis lebih lanjut. sementara ini, kita duga motif dilakukannya peretasan tersebut karena kekecewaan pelaku atas keputusan PN Palembang beberapa waktu yang lalu,” terangnya. (den)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Firli: KPK, Polri dan Kejaksaan Bersinergi Berantas Korupsi

Ambon, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri menegaskan, pihaknya bersama Polri dan Kejaksaan akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.