A7000, Ponsel Pertama dengan Dolby Atmos Meluncur

KoranSN.com – Meneruskan kejayaan seri ponsel terjangkaunya A6000 yang beberapa waktu telah diluncurkan, Lenovo kembali meluncurkan varian terbarunya yang lebih memikat yakni A7000. Selain dibekali spesifikasi yang lebih baik,ponsel ini juga diklaim jadi yang pertama memiliki fitur Dolby Atmos.

Fitur Dolby Atmos memungkinkan pengguna A7000 untuk menikmati alunan musik berkualitas dari speaker yang diusungnya, atau juga lewat speaker eksternal, semisal speaker Bluetooth atau headphone dan earphone.

Selain itu fitur Dolby Atmos juga diklaim bikin suara dari film jadi lebih hidup, termasuk juga bila digunakan untuk bermain game. “Dolby Atmos ini memberikan sensasi suara 360 derajat bagi pengguna. Jadi sensasinya seperti mendengar suara dari berbagai arah,” klaim Adrie R. Suhardi, Sales Lead Lenovo Indonesia,kemarin.

Baca Juga :   Pengurus SPP Dituntut Tajam Analisa Persoalan

Namun selain dibenamkannya fitur Dolby Atmos, sejatinya kelebihan utama Lenovo A7000 terletak di spesifikasinya. Ponsel ini dibekali prosesor octa core murni MT6752 bikinan MediaTek, RAM sebesar 2 GB, dan memori internal 8 GB.

Kamera utamanya punya kemampuan 8 MP yang dipadu dengan kamera depan 5 MP. Sedangkan layarnya menawarkan bentang 5,5 inch dengan resolusi HD (1280×720 pixel). Menariknya, baterai yang dimilikinya juga terbilang besar, Lenovo membekalinya dengan kapasitas 2900 mAh.

Harganya juga tak kalah menggoda, dengan berbagai kelebihannya yang dimilikinya A7000 cukup dibanderol sebesar Rp 2 juta oleh Lenovo. Namun seperti A6000, ponsel anyar Lenovo ini juga akan dipasarkanhanya secara online pada awalnya.

Baca Juga :   Amnesti Pajak Hak Bagi WP

Untuk soal ini, Lenovo kembali menggandeng Lazada yang telah dipercayanya sejak melakukan flash sale untuk A6000. Pre order A7000 sendiri akan dibuka di Lazada mulai 12 Mei ini mulai pukul 15.00 WIB. (yud/fyk)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Teten Masduki Waspadai Prediksi OECD Terkait UMKM Terancam Bangkrut

Jakarta,KoranSN Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berupaya mengantisipasi prediksi OECD yang menyebutkan 50 persen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.