Aceng Sudrajat Ditetapkan DPO Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Muratara Senilai Rp 9,2 Miliar



Surat penetapan daftar pencarian orang (DPO). (Foto-Jamil/KoranSN)

Lubuklinggau, KoranSN

Kejaksaan Negeri Kota Lubuklinggau, Jumat (13/5/2022) menetapkan Aceng Sudrajat menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam dugaan kasus korupsi dana hibah Bawaslu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2019 dan 2020 senilai Rp 9,2 miliar.

Dimana saat itu Aceng menjabat Kordinator Sekretariat atau Korsek Bawaslu Musi Rawas Utara.

Penetapan Aceng Sudrajat menjadi DPO berdasarkan Surat penetapan daftar pencarian orang (DPO) dengan Nomor: B-1619/L.6.11/Fd.1/05/2022 yang ditanda tangani Kajari Lubuklinggau Willy Ade Chaidir SH.

Baca Juga :   Sidang Dugaan Korupsi Lahan Kuburan, Saksi Ahli dari Terdakwa Sebut Tak Ada Kerugian Negara

Kasi Bidang Pidsus Kejari Lubuklinggau, Yuriza Antoni SH mengatakan, jika saat ini Kejaksaan Negeri Lubuklinggau telah resmi menetapkan Aceng Sudrajat sebagai DPO dalam perkara dugaan korupsi tersebut. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sidang Aran Haryadi dan Asri Wisnu Akan Ungkap Fakta Hukum Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Rugikan Negara Rp 13 Miliar Lebih

Palembang, KoranSN Kasi Penkum Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Sabtu (28/5/2022) menegaskan, sidang terdakwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.